Sangat sulit mengatakan kapan waktu yang tepat untuk trading forex. Tiap market punya karakteristik sendiri yang seringnya terjadi perbedaan zona waktu yang dianut. Terlepas dari market mana trading dilakukan, faktor terpenting tetap ada pada sikap disiplin trader.

Waktu hanyalah elemen penting lain yang harus dipertimbangkan saat memutuskan akan membuka trading. Tapi pemahaman akan waktu yang tepat untuk trading forex dari 24 jam dan 5 hari dalam seminggu bisa menjadi krusial dalam mendukung sukses.

Dengan pengalaman yang dipunyai, trader pro pasti sudah paham betul mana yang menjadi waktu yang tepat untuk trading forex. Tapi berbeda dengan pemula yang sering masuk masuk market di sembarang waktu, meski sebenarnya kurang ideal.

Tiga Sesi Mayor

Dalam dunia trading, ada sejumlah pertimbangan penting yang harus diberi perhatian lebih, dan waktu merupakan salah satunya. Untuk trader jangka panjang, perbedaan waktu mungkin tak memberi pengaruh besar, tapi tak demikian dengan trader jangka pendek.

Memilih jenis market mana atau seperti apa harus mempertimbangkan jenis mata uang yang akan dipilih. Selalu ingat, tiap market punya karakter berbeda, dan trader dituntut paham akan hal ini. Ada tiga sesi market mayor yang dikenal, yaitu Tokyo, London, dan New York.

Sesi Tokyo

Ada puluhan market forex di dunia, dan Tokyo merupakan satu dari tiga market paling populer di dunia. Untuk beberapa trader, sesi Tokyo mungkin tak memberi banyak hal, tapi jika dipadu dengan strategi trading sesi Asia yang tepat, profit yang didapat bisa luar biasa tinggi.

Sesi Tokyo terkenal dengan kondisi market yang cenderung diam. Kejutan mungkin akan terjadi, tapi hanya sebatas kejutan kecil saja. Mayoritas trader setuju kalau strategi trading forex terbaik yang bisa diterapkan yaitu scalping dan range.

Alasan utamanya jelas, karena sesi Tokyo tak banyak menawarkan volatilitas layaknya di market besar lain. Scalping termasuk trading jangka pendek, dan jika memakai teknik scalping untuk trading sesi Tokyo, trader harus memakai time frame lebih kecil.

Dengan karakteristik yang demikian, market Tokyo tak cocok untuk semua jenis trader, apalagi untuk trader jangka panjang. Trader boleh menerapkan strategi trading ini hanya jika teknik yang dipakai sudah pernah memberi hasil saat diuji coba.

Sesi London

Sesi trading London sering diasumsikan sebagai waktu terbaik untuk mencari profit. Satu hal yang bisa dipastikan yaitu bahwa sesi London menawarkan volatilitas luar biasa. Tapi untuk trader yang baru mulai terjun ke forex, sangat disarankan untuk waspada tingkat tinggi.

Market London mempunyai volatilitas tinggi, khususnya pada saat sesi pembukaan. Strategi trading yang umum diterapkan saat sesi London yaitu strategi breakout. Alasannya yaitu karena naiknya tingkat volatilitas karena banyak partisipan dalam market.

Banyak profit dan loss besar terjadi dalam sesi London, itu sebabnya trader harus pandai memilih jam trading dan mata uang yang akan ditransaksikan.

Sesi New York

Dilihat dari partisipan market, sesi New York sebenarnya masih kalah ramai dari sesi London. Tapi berbeda jika dilihat dari kacamata nilai kapitalisasinya, market New York lebih unggul. Karenanya market Amerika termasuk favorit bagi trader dari berbagai negara.

Bahkan sangat dianjurkan untuk sekedar melihat grafik pergerakan market sesi New York jika masih baru dalam dunia forex. Satu jenis strategi paling umum diterapkan trader dalam sesi Amerika yaitu strategi reversal (pullback atau pembalikan).

Jika dibuat rata-rata, sekitar 20% trader memakai strategi ini saat melantai di market New York. Logikanya seperti ini. Saat market London terbuka, volatilitas akan menciptakan harga tinggi dan rendah, kemudian trader bisa menghasilkan profit dari sesi London.

Lalu apa yang tersisa untuk trader Amerika jika mereka ingin mencari profit tapi tak ada berita mayor? Jawabannya yaitu dengan trading reversal. Inilah skenario terbaik yang bisa diambil trader. Setengah hari pertama umumnya didominasi bullish, lalu dilanjutkan bearish di setengah hari berikutnya.

Tapi situasi ini tak terjadi terus menerus. Pada kondisi bullish dan bearish yang kuat, akan ada jeda sekitar jam makan siang dan saat trader dari Amerika sudah kembali masuk market, tren akan kembali lagi. Satu yang bisa dicermati tingkat volatilitas dan likuiditas tinggi di sesi Amerika.

Sesi Overlap

Faktor penting lain saat mencari waktu yang tepat untuk trading forex yaitu terkait sesi overlap antar satu market dengan market lain. Sesi overlap bisa dimaknai sebagai waktu di mana bertemunya dua market mayor. Setidaknya terjadi dua kali overlap dalam trading forex.

Sesi Tokyo dan London akan mengalami overlap, dan ini bisa jadi waktu yang tepat untuk trading forex. Meski volatilitas terbilang rendah dan market cukup sepi karena momentum jarang terjadi, tapi untuk penggemar strategi range, waktu ini bisa menjadi pilihan

London mengalami overlap dua kali. Selain overlap dengan sesi Tokyo, London dan New York juga mengalami overlap. Sangat mungkin dikatakan bahwa inilah waktu yang tepat untuk trading forex karena menawarkan fluktuasi harga dan volatilitas tinggi.

Di antara sebabnya yaitu karena trader dari dua market besar dunia sedang bertemu sehingga market menjadi riuh. Dengan karakteristik seperti ini, sesi overlap London dan Amerika jelas buka waktu yang tepat untuk trading forex bagi pemula.

Waktu yang Tepat Untuk Trading Forex

Sangat sulit mengatakan hari atau waktu seperti apa yang terbaik untuk trading forex. Tapi sangat mungkin mengatakan kalau hari Senin mungkin bukan hari terbaik untuk trading. Saat hari Senin, market seperti masih memilih arah kemana pergerakan untuk hari berikutnya.

Mulai dari hari Selasa saat mayoritas laporan mulai dirilis keluar, momentum akan mulai terbangun. Jumat merupakan hari yang difavoritkan trader harian karena saat mendekati akhir pekan, banyak trader yang mulai melepas posisi dari market.

Dengan demikian, sangat mungkin mengatakan waktu yang tepat untuk trading forex ada di antara Selasa, Rabu, dan Kamis. Tapi pergerakan minggu selanjutnya tak akan mungkin sama dengan pergerakan minggu ini, tapi kemungkinan tak jauh berbeda.

Apakah Profitable Membuka Trading di Waktu Tersebut?

Belum tentu! Tak ada yang lebih menyesatkan dibanding anjuran bahwa trader harus membuka trading di hari atau waktu tertentu untuk mendapat profit dari trading. Ini hanya panduan umum yang akan membantu trader lebih memahami struktur market.

Bahwa sukses tidaknya suatu trading akan bergantung pada trader itu sendiri. Misalnya strategi apa yang diterapkan, bagaimana kondisi psikologis, dan apakah memilih waktu yang tepat untuk trading? Semua faktor tersebut berkontribusi langsung pada profit dan loss.

Tak ada yang bisa mengalahkan sikap disiplin, rencana trading, dan manajemen risiko yang digunakan. Itu sebabnya, memilih waktu yang tepat untuk trading forex hanya bisa dilakukan jika trader sudah merasa siap, dan membuka trading lebih sedikit tapi berkualitas itu masih lebih baik dibanding membuka banyak posisi tapi tak disertai pemahaman dan sikap yang baik.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini