Cara Membedakan Robot Forex yang Asli dan Palsu

Saat ini sangat marak penawaran trading-trading (khususnya forex) yang menggunakan istilah Robot, Mesin Trading, A.I. Forex, Lifestyle Robot ataupun Auto Pilot, yang katanya bisa untuk trading otomatis, pasif income, tidak bisa rugi, pensiun dini, bisnis masa kini, dan sebagainya…

Nah, Tapi apakah Anda tahu bahwa apa yang dipromosikan itu benar atau tidak ?

Saatnya kita ulas mengenai jenis-jenis robot yang beredar tersebut, agar tidak sampai terjerumus lagi ke robot yang berbahaya ataupun yang jenis abal-abal.

Kita harus belajar untuk bisa tahu cara membedakannya, mana yang asli, palsu yang berbahaya dan yang tidak. Sebab jika Anda ingin terjun menggunakan robot trading maka wajib mengetahui caranya.

Robot yang REAL (ASLI) pada umumnya menurut pengalaman kami terdiri dari 5 jenis, yaitu:

  • Jenis Robot yang menggunakan Indikator Statis
  • Jenis Robot yang menggunakan Mekanikal atau Pola
  • Jenis Robot yang menggunakan Analisa fundametal
  • Jenis Robot yang merupakan gabungan dari cara-cara diatas (Hybrid)
  • Jenis Robot yang menggunakan Artificial Intelligence

Robot real juga harus dicek dulu akan teknik yang dipakai dan kinerjanya, karena Robot real belum tentu bagus juga, dan bisa jadi akan lebih berbahaya bila kita salah memilihnya.

Lalu ada juga Robot ASLI TAPI PALSU yang kelihatannya bisa profit, tetapi kenyataannya itu tidak bisa atau hanya jalan sementara saja lalu dibanned. Robot yang semacam ini biasanya bermodus menggunakan cara-cara “aneh” yang tidak mungkin bisa dipakai, seperti robot yang memanfaatkan trading balance, latency ataupun arbitrage, dan jika menggunakan cara-cara itu pasti akan dibanned serta tidak akan bisa berjalan di real account dalam jangka waktu lama, bahkan bisa merugi terus. (mungkin di demo account bisa berjalan, tapi ketika dicoba di real account maka bisa berbeda hasilnya ataupun merugi), contohnya adalah seperti Westernpips, Robot Genius, Euro Scalper, dan semacamnya…

Selain itu, yang lebih berbahaya dari robot-robot Palsu ini adalah jenis robot yang meng-insert datanya sendiri (merekayasa data harga) supaya terlihat profit terus, nah jenis ini umumnya hanya ada di money game ataupun ponzi scheme yang biasanya dikemas dalam bentuk MLM juga, seperti contohnya money game Wspro, OWG, GHC Global Holding Capital, Samtrade / Fin888, GCG, MIA Fintechfx, TLC, IPFX Capital, BWB, dkknya… (yang mana ciri2 mereka adalah menggunakan broker2 forex yang tidak jelas dan tidak umum)

Mungkin nanti akan banyak para pasukan money game diatas yang protes disebut tipu2, ya hanya waktu yang akan menjawab dan kita buktikan nanti ketika sudah scam seperti halnya yang pernah kami review sebelum-sebelumnya. Entah sebenarnya hati kecilnya sadar atau tidak, harap berhati-hati jika masuk ke perusahaan itu. Apalagi jika menggunakan uang hutang ataupun gadai rumah.

Jika sudah balik modal, maka jangan dimasukkan lagi, karena benar-benar berbahaya.

Ok, sebelum lanjut ke pembahasan yang lebih dalam, kita bahas terlebih dahulu robot yang Asli Real (bukan jenis robot abal-abal), dan di bawah ini adalah beberapa variannya untuk robot yang beneran. (tapi robot asli juga belum tentu bagus jika kita tidak tahu cara memilihnya)

robot yang beneran juga tidak boleh sembarangan, karena banyak juga yang menjual robot REAL yang sebenarnya buruk atau berbahaya.

JENIS ROBOT REAL YANG MENGGUNAKAN INDIKATOR STATIS

Yaitu suatu jenis robot yang menganalisa berdasarkan dari indikator-indikator, seperti MACD, RSI, ATR, Bollinger, Ichimoku, Candle, dan semacamnya.

Ada juga robot yang mengakunya menggunakan cara neural network, padahal itu sebenarnya adalah kombinasi dari beberapa indikator dan multi time frame, dengan membaca pada data yang ditarik mundur (historis), tetapi hal ini tidak bisa mencerminkan keadaan di masa depan, sebab pergerakan harga di real market tidaklah bisa diprediksi semudah dengan cara itu.

Jenis robot yang menggunakan indikator-indikator statis adalah umumnya yang sering kita jumpai, dan jenis ini menurut kami termasuk jenis robot yang kuno.

Robot yang menggunakan indikator seperti ini tidak dapat menyesuaikan kondisi di pasar apabila terjadi perubahan atau anomali pasar yang sudah keluar jalur dari pola indikatornya, oleh karena itu Robot-robot yang berjenis semacam ini haruslah sering diupdate angka2 pada parameter indikatornya untuk menyesuaikan kondisi pasar yang berubah-ubah di saat itu, mengingat kondisi pasar tidak mungkin selalu statis ataupun tetap terus.

Umumnya penjual robot yang berjenis ini berjualan dengan mengandalkan pada hasil dari Backtest atau Strategy Tester dari hasil test trading masa lampaunya (atau dengan Demo di masa lalu), padahal pasar di masa depan tidak mungkin akan selalu sama dengan kondisi pasar di masa lampau, selain itu Backtest tidak bisa mendeteksi adanya berita yang terjadi saat itu, tidak bisa mendeteksi slippage, requote, perubahan spread, dan semacamnya, dan hasil daripada Backtest tentunya sangat tidak akurat, tetapi celakanya banyak orang awam yang terperdaya dengan hal ini dan mengira robotnya sudah jalan bertahun-tahun dan menguntungkan, padahal itu hanyalah Backtest.

Backtest itu seperti halnya Teori yang menduga-duga, tetapi pada prakteknya itu berbeda sekali hasilnya.

JENIS ROBOT REAL YANG MENGGUNAKAN MEKANIKAL ATAU POLA YANG TETAP

Yaitu suatu jenis robot yang minim menggunakan analisa indikator seperti diatas, bahkan ada yang tidak menggunakan analisa apapun, karena robot jenis ini hanya mengandalkan pada suatu pola trading tertentu saja (pola yang tetap atau statis) seperti menggunakan Martingale ataupun Averaging.

Teknik Martingale atau pelipat-gandaan volume lot sebenarnya adalah suatu pola judi, yang mana jika terjadi minus dari posisi trading yang salah maka akan dibuka posisi baru kembali (open posisi baru) dengan volume lot yang lebih besar dari sebelumnya (biasanya 2x lipatnya). Contoh: Buy 1 lot, kemudian kalau minus dan grafiknya masih turun ke bawah maka akan Buy lagi di bawah dengan 2 lot, lalu kalau masih minus maka Buy lagi di bawahnya sebanyak 4 lot, lalu 8 lot, 16 lot dan seterusnya… (dengan jarak antara posisi Buy yang satu dengan lainnya masing-masing berjarak beberapa pips)

dan Martingale itu sangat berbahaya, karena Risk dan Rewardsnya tidak seimbang dan sangat buruk jika dilihat dari sisi manajemen resiko.

Selain itu ada juga Teknik Averaging, yaitu posisi mengambil ordernya akan tetap terus di posisi itu (misalnya melakukan open posisi Buy terus ketika arah pasar sedang turun) sampai pasar berbalik arah atau counter trend barulah ditutup.

Jadi misalkan grafik bergerak naik lalu si Trader memasang posisi Sell, tetapi ketika grafik masih naik maka oleh si Trader akan dipasang lagi Sell, dan Sell, dan Sell terus… (tetapi biasanya berjarak mulai dari 20 hingga 30 pips tanpa ada analisa apapun) dan menunggu hingga berbalik arah atau counter trend barulah dia bisa menghasilkan profit. Tetapi jika tidak balik arah maka akan hancur.

Robot-robot yang berjenis seperti ini adalah robot yang paling bawah kelasnya, karena pembuatannya yang mudah dan murah tetapi sangat berbahaya jika dipakai. Serta robot jenis pola mekanikal ini ibaratnya “tidak memakai otak”

Robot jenis Martingale dan Averaging ini kalau modal uang anda Unlimited dan siap untuk suntik dana terus sampai berapapun jumlahnya (bisa milyaran), maka boleh dipakai, tetapi jika Anda lengah, lupa suntik atau terlambat atau dana Anda kurang dikit, maka akan ludes semuanya termasuk profit-profit yang sebelumnya juga akan habis. Oleh karena itu orang awam tidak disarankan untuk menggunakan robot jenis ini, karena resikonya tidak sebanding sebenarnya. Bahkan harta benda, rumah, dll bisa habis terkena teknik trading jenis ini jika tidak memahaminya betul-betul.

Robot jenis Martingale dan Averaging pasti akan selalu menang di ujung-ujungnya JIKA ANDA KUAT SUNTIK DANA TERUS UNLIMITED. Oleh karena itu robot ini sangat menarik orang awam dan trader pemula, serta banyak ditemui di pasaran.

Jika menggunakan jasa programmer untuk membuat robot yang jenis ini, biayanya hanya dibawah Rp.500ribu sudah bisa jadi robotnya dan tidak sampai seminggu pembuatannya (bahkan yang gratisannya pun juga ada banyak sebenarnya). Tetapi ironisnya adalah robot semacam ini seringkali dikemas ulang dan dijual lagi dengan harga jutaan rupiah (Rp.4 jutaan, Rp.5 juta, 6 Juta, Rp.10 juta, dll…) ada pula yang dipasarkan di TV-TV ataupun di Iklan-Iklan Sosmed, Radio, dll… oleh para Oknum yang ingin mengeruk keuntungan besar dari berjualan robot kepada orang awam dengan iming-iming tertentu, padahal robot yang dijualnya itu adalah robot yang berbahaya dan “Tanpa otak analisa”.

Jadi ibaratnya seperti MENJUAL PRODUK yang terlihat cantik bungkusnya kepada orang awam, tetapi sebenarnya di dalamnya berisi bom waktu yang akan meledak kapan saja dan BISA mencelakai orang yang membeli robot INI.

Dan kalau kita baca di forum2, cara trading model ini sudah seringkali memakan korban (hingga ada yang sakit, stress, dan bunuh diri), bahkan Akun Instagram dan Youtube dari oknum penjual robot berbahaya ini sekarang juga telah sengaja ditutup kolom commentnya supaya tidak bisa dimaki2 orang yang menjadi korbannya (padahal sebelumnya dibuka), dan dia tetap leluasa berjualan tipu sana sini. (robot ini sering dikemas dengan berganti2 nama juga tetapi sumbernya sama). Salah satunya adalah yang beralamat di Bali dan Surabaya, dengan inisial AST, OD7, GP, FC, dkknya… yang biasanya mereka menonjolkan hasil backtest yang kurang lebihnya seperti di bawah ini :

Gambar diatas itu adalah screenshot hasil dari backtest dan testimoni bayaran pada robot yang berjenis martingale dan berbahaya, yang mana itu sangat tidak akurat dan tidak bisa dijadikan acuan, karena backtest seperti screenshot diatas itu hanya teori saja, sedangkan pada prakteknya itu sangat jauh berbeda.

 

JENIS ROBOT REAL YANG MENGGUNAKAN ANALISA FUNDAMENTAL

Yaitu robot yang lebih canggih kelasnya, yang pembuatannya juga lebih sulit, karena robot ini bisa membaca Sumber External dari suatu Website Berita Forex (biasanya acuan dari Forexfactory), yang kemudian dari web tersebut robot ini bisa membaca hasil dari laporan Economic Calendar dari masing-masing berita dan jamnya.

Robot ini tetap mempunyai kelemahan, yaitu seringkali bisa terlambat membaca beritanya, karena data di Forexfactory belum terupdate misalnya.

Selain itu, juga bisa digunakan untuk menghindari berita, jadi robot bisa membaca bahwa jika ada berita maka dia tidak trading di saat tersebut.

JENIS ROBOT YANG MERUPAKAN GABUNGAN DARI SEMUA CARA DIATAS (HYBRID)

Yaitu robot yang menggabungkan dan mengkombinasikan teknik-teknik trading diatas, tetapi jika suatu robot menggabungkan dengan teknik Martingale juga, maka itu sebaiknya dihindari, karena sangat beresiko sekali.

JENIS ROBOT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (A.I.)

Ini jenis robot yang paling canggih, yang pembuatannya juga rumit dan tidak berpola statis, melainkan sangat dinamis mengikuti irama market saat itu, dan dia dapat mengupdate dirinya sendiri dengan belajar pada kondisi market saat itu juga.

Robot jenis ini sangat jarang ditemui, karena pembuatannya yang rumit dan butuh biaya yang tinggi, karena tidak semua programmer biasa bisa membuatnya.

Dan robot jenis A.I. tidak bisa ditest dengan BACKTEST, karena robot ini tidak bekerja berdasarkan indikator statis ataupun data historis masa lampau.

Adapula Robot yang menggunakan teknologi A.I. + analisa berita, sehingga menjadi lebih canggih dan powerful.

Robot-robot yang menggunakan teknologi ini umumnya tidak dijual bebas, dan hanya dipakai kalangan sendiri ataupun oleh para fund manager besar.

Robot yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence ini adalah jenis robot yang mengikuti revolusi industri 4.0. Tetapi jenis robot ini juga bisa mengalami Loss, karena perdagangan atau trading pasti bisa mengalami rugi dan untung walaupun secanggih apapun.

CATATAN: Robot A.I. tidak sama dengan robot Neural Network.

Untuk Robot Forex yang PALSU, berikut ulasannya

Robot forex palsu adalah robot forex yang umumnya dipakai oleh money game untuk menipu orang dengan cara tradingnya dibuat seolah-olah sangat bagus dan banyak profitnya, padahal kalau kita teliti lebih detail, harga-harga yang tertera di sana itu adalah harga yang TIDAK PERNAH ADA, atau telah direkayasa dari harga market yang sebenarnya.

Loh kok bisa ? padahal ada Metatradernya ?

Ada Metatrader (MT4/MT5) tidak menjamin itu asli dan nyata, sebab Metatrader hanyalah platform software saja yang mana di dalamnya bisa diedit dan diutak-atik oleh si pemilik server brokernya. (oleh karena itu memilih perusahaan broker yang resmi dan kredibel itu penting !)

jadi begini, jenis manipulasi untuk robot tipu-tipu dan rekayasa ini ada 3 macam modusnya :

  • Tradingnya ditampilkan (tetapi dengan market price yang bukan sebenarnya, atau harga market Abal-Abal)
  • Tradingnya didelay
  • Tradingnya disembunyikan

Untuk yang modus tradingnya ditampilkan, maka mereka akan menggunakan modus harga yang mereka buat sendiri, dan harga itu kalau kita cek di grafik yang sebenarnya ataupun dibandingkan harganya dengan beberapa broker lain yang netral, ternama dan regulated (seperti Fxdd, Fxcm, Axitrader, Oanda, dkk…) maka harga open / close di titik itu sebenarnya tidak ada ataupun berbeda. Jadi itu benar-benar rekayasa atau harga abal-abal.

Contoh money game yang melakukan hal ini adalah seperti Samtrade atau Fin888 dan Wspro dengan brokernya bernama GHC/Global Holdings Capital (nama aliasnya dari Wspro adalah OWG = One World Global). Beberapa scammer ini juga telah scam atau kabur setelah beroperasi beberapa tahun.

Untuk yang modus tradingnya didelay, mereka cara bermainnya adalah dengan cara mengedit dahulu harga yang akan mereka entry dengan membuat suatu delay (ditunda tidak ditampilkan harganya terlebih dahulu di awal open), agar bisa melihat dulu bahwa ini nanti arahnya akan kemana, jadi mereka tunda dulu tidak ditampilkan agar bisa mengedit duluan harga awalnya berdasarkan dari contekan pasar yang sudah terjadi. Setelah berhasil diedit dan direkayasa barulah kemudian ditampilkan posisi tradingnya, bahkan ada yang posisi closingnya pun juga direkayasa.

Contoh money game yang melakukan hal ini adalah GCG, Wspro (alasannya sengaja didelay seperti itu katanya agar tidak bisa dicopy trade, padahal itu adalah bohong).

Untuk yang modus tradingnya disembunyikan/tertutup, ini adalah cara yang paling parah, sebab kita tidak bisa mengetahui live trade mereka, dan tiba2 sudah disodorkan hasilnya begitu saja, padahal kita tidak tahu itu hasilnya berdasarkan dari open live trade yang seperti apa. Contoh money game yang melakukan hal ini adalah MIA atau Fintechfx, Throne Legacy Capital atau TLC (IBH).

Umumnya robot-robot dari suatu Money Game ini 99% pasti TERDAPAT Bisnis Jaringannya seperti sistem MLM dengan bonus-bonus yang menggiurkan bila berhasil membawa member baru masuk.

Nama baik, teman dan saudara bisa rusak gara-gara money game ini bila nanti uang mereka tidak kembali atau macet, jadi harus hati-hati !

Cara membedakannya bagaimana untuk tahu bahwa ini money game atau bukan, trading dengan robot asli ataupun palsu ??

Kunci utamanya sebenarnya hanya ada 1 untuk mengetahuinya , yaitu di faktor perusahaan broker yang dipakai mereka, disini letak perbedaannya.

Jika menggunakan perusahaan broker yang abal-abal, atau tidak umum, tidak terkenal, maka itu bisa dipastikan adalah robot palsu atau robot yang bermodus.

Cara checking secara cepatnya untuk mengetahui ini broker abal-abal atau tidak, itu begini caranya…

Cek apakah perusahaan broker tersebut sering masuk di media2 finansial yang terkenal atau tidak… contoh media yang terkenal dan kredibel yaitu Bloomberg, Reuters, dan CNBC. (ini acuan yang paling bisa dipercaya dan merupakan media internasional terkenal).

Langkah checking bisa dengan cara mencari nama perusahaan brokernya itu melalui searching di Google.com dengan keyword misalnya: Bloomberg Axitrader, CNBC Oanda, Bloomberg FXDD, dan semacamnya.

Jika broker yang dicari itu tidak pernah masuk ke media-MEDIA bisnis yang KREDIBEL tersebut (Bloomberg, CNBC, REUTERS), maka artinya itu broker yang tidak bonafid ataupun abal-abal, jadi sangat berbahaya DAN SEBAIKNYA JANGAN MASUK.

Setelah screening dari Bloomberg, Reuters, dan CNBC itu lolos, maka cara checking berikutnya adalah di faktor perijinannya bagaimana (regulasi) dan kantor pusatnya. Kemudian barulah cek mengenai performance robot itu bagaimana kinerjanya, dengan meminta apakah ada track record akan audit kinerjanya dari Fxblue ataupun Myfxbook yang dibuka atau tidak (jika tidak ada, atau tertutup/digembok, maka Anda harus hati-hati).

Jika dari faktor perusahaan brokernya sudah tidak pernah diliput di Bloomberg, CNBC, dan Reuters, maka percuma untuk meminta Fxblue/Myfxbooknya, sebab datanya disana akan menjadi tidak valid (karena report yang anda lihat di Fxblue/Myfxbooknya itu adalah rekayasa semua di brokernya dia sendiri).

Jadi langkah awal screening untuk cek di Bloomberg, CNBC dan Reuters itu sangat penting dan harus pertama-tama melihat itu dahulu sebelum lanjut ke langkah berikutnya.

Karena saat ini banyak sekali oknum-oknum penjual robot yang tidak benar tersebut yang memakai testimoni bayaran atau kinerja palsu hasil dari editing photoshop, pakai aktor bayaran, atau cuplikan sepotong2 dari profitnya saja yang diambil, padahal account tradingnya tersebut saat ini sebenarnya sudah sekarat dan MC.

Seperti ini contohnya screenshot yang TIDAK BOLEH Anda jadikan acuan:

Padahal screenshot diatas itu hanyalah sepotong2 saja dan tidak bisa dijadikan acuan. (serta itu adalah account cent loh di broker non regulated, yang mana deposit sebenarnya adalah 1000 USD tetapi tertera di accountnya adalah 1 Juta USD, dan ini tentu sangat menipu sekali dan bertujuan sebagai promosi untuk menarik orang awam. Dikira main besar, padahal itu account cent saja yang ketambahan nol abal-abal supaya menarik)

Dan kalau sampai menggunakan produk robot berbahaya yang seperti itu, maka siap-siap saja account Anda akan menuju kehancuran !

Masih banyak lagi modus-modus yang dibuat oleh si Oknum tersebut dalam mengelabui orang-orang awam.

Intinya mereka berjualan Robot yang buruk (atau robot murah dan gratisan) yang kemudian dikemas ulang dan dipromokan di TV atau Iklan2 di Sosmed dan dijual jutaan rupiah, serta orang harus membayar dulu di depan, dan dia tidak peduli si User pembelinya tersebut bisa profit atau tidak maka si Penjual Ludah tsb sudah untung duluan dari hasil penjualan robot busuknya yang seharga jutaan rupiah itu.

Semoga setelah membaca panduan ini, Anda tidak sampai terperdaya dengan oknum-oknum penjual robot yang semacam itu ya, dan tidak terjerumus ke robot-robot yang sebenarnya rekayasa dari suatu money game atau skema ponzi.

Artikel yang kami buat ini ini adalah sebagai pelengkap dari panduan pada web tetangga yang mengulas cara-cara memilih robot yang bagus itu harus seperti apa saja kriterianya, silahkan akses ke web tetangga ini untuk mempelajarinya juga sebagai pengetahuan Anda:

https://www.robotforex.com/cara-memilih-robot-forex/

https://www.seputarforex.com/tanya-jawab-forex/apakah-max-global-limited-penipuan-128682

Demikian panduan dari kami, dan semoga membantu dalam pemilihan Robot Trading yang benar dan tidak tertipu.