Cara Copy Trade ? apakah bagus digunakan atau bagaimana

Saat ini sering kita melihat suatu trader yang hebat dan bagus histori tradingnya, lalu terbesit keinginan untuk mengcopy trade apa yang dilakukan oleh si Trader yang hebat tersebut.

Bisa sih, tapi sebelumnya kami jelaskan lebih detail akan plus minusnya, maka kami akan jelaskan dahulu perihal jenis-jenis software copy trade.

Umumnya software copy trade terdiri dari 3 jenis, yaitu

  • Local Copier
  • Remote Copier
  • Menggunakan PAMM/MAM dari broker

LOCAL COPIER

Untuk local copier adalah metode mengcopy yang tercepat dan simple, karena hanya membutuhkan pembacaan lokal ke lokal tanpa harus terhubung dengan akses website, tetapi metode ini mempunyai kelemahan di dalam pembatasan jumlah account di dalam 1 komputer atau VPS, karena terbatasnya sumber daya CPU dan RAM (memory) di komputer/VPS tersebut.

REMOTE COPIER

Cara ini adalah melakukan copy trade antara account A ke B atau lebih ataupun kombinasi dengan melalui koneksi internet ataupun website. Metode ini mempunyai kelebihan yaitu bisa Multi Account tanpa batas. Tetapi kelemahannya adalah lebih lambat hampir 2x daripada Local Copier, dan ini akan lebih mempengaruhi hasil di account Targetnya menjadi kurang optimal (atau bahkan menjadi loss).

Remote copier juga bisa menggunakan jasa web pihak ke 3, seperti halnya Zulu trade, Myfxbook trade copier, MQL5 copier dan semacamnya.

Menggunakan PAMM/MAM dari broker

ini akan berfungsi seperti halnya local copier kecepatannya, tetapi dengan kapasitas yang lebih besar karena langsung direct ke broker Anda sendiri. Tetapi untuk menggunakan metode ini maka harus di perusahaan broker yang sama (antara master dan targetnya) dan mempunyai suatu persyaratan yang khusus untuk bisa menggunakan fitur ini di perusahaan broker.

Setelah mengenal akan jenis2 copy trade ini, maka Anda harus tahu juga bahwa tidak semua teknik trading bisa dicopy trade dengan baik (malah bisa menjadi loss), jadi hasil yang ada di account induknya bisa berbeda dengan hasil yang Anda copy…

kenapa bisa begitu ?

jawabannya adalah karena faktor DELAY atau TERLAMBAT (berbeda 1-2 detik biasanya), walaupun menggunakan perusahaan broker yang sama.

Karena suatu Master Account apabila dicopy, maka software forex copy trade atau mirror trading ini membutuhkan pembacaan account itu terlebih dahulu, kemudian ditulis di harddisk/memory/database web, dan setelah itu barulah dilaksanakan perintah ordernya di account Target.

Nah proses2 diatas itu memerlukan waktu 1-2 detik, yang mana 1-2 detik ini bisa sangat berpengaruh terutama apabila terjadi gejolak yang sangat cepat di pasar Forex.

Suatu strategi trading tidak bisa dicopy trade atau kurang maksimal hasilnya bila si Master Trader tersebut menggunakan teknik trading yang sebagai berikut :

News Trading, karena new trading atau berita adalah menggunakan kecepatan, sehingga si Master order di harga 100 Buy, maka ketika Anda copy maka hasilnya di tempat Anda bisa 105 atau bahkan 110. Jadi ada terpaut yang cukup jauh.

Martingale, yaitu menggunakan pelipat gandaan volume lot. Jika si Master Trader menerapkan cara ini maka akan susah untuk dicopy ketika sudah berjalan di tengah2 (kecuali mulai dari tidak ada posisi maka masih bisa). Karena Martingale ini sangat berbahaya jika diikuti mulai di tengah2 perjalanan karena volume lot yang tidak berimbang

Scalping, yaitu trading dengan cara tik tok tik tok pendek dan cepat dengan closing yang cepat dan pendek2 juga, ini malah akan menyebabkan kerugian di sisi account anda, karena akibat faktor delay. Jadi si Master Trader sudah ambil TP 5 pips misalnya, tetapi di account anda (selaku copiernya) hanya dapat 1 pips atau bahkan minus.

Jadi ketika Anda ingin melakukan suatu copy trade dari seseorang, maka pastikan si Master Trader yang Anda ingin copy tersebut tidak menggunakan cara-cara diatas, karena bisa mengakibatkan kerugian di account anda sendiri (padahal di account si Master itu profit).

Jika menggunakan robot bagaimana ?

Robot ini terdapat 2 cara, yaitu robot yang dicopy trade ataukah robot yang langsung…

Cara yang terbaik adalah langsung menggunakan robot yang diinstall pada masing-masing account, karena sudah tidak ada delay lagi. Tetapi hasil antara account yang satu dengan lainnya kadang-kadang bisa terjadi perbedaan posisi, misalnya di account 1 si robot melakukan order Buy GBPUSD tetapi di account 2 maka si robot tidak melakukan order apapun, nah hal ini bisa terjadi.

Tetapi jika menggunakan cara robot yang dicopy trade, maka hasil posisinya pasti akan sama tetapi terdapat jedah terlambat seperti penjelasan kami diatas.

Lalu bagaimana jika bukan menggunakan Robot, alias trading manual ?

Trading manual biasanya jarang menggunakan kecepatan, sebab akan susah untuk diikuti, jadi kalau untuk trading manual maka copy trade ini bisa dijadikan suatu alternatif, tetapi sekali lagi perhatikan teknik tradingnya terlebih dahulu ya.

Ada pula jenis COPY TRADE PALSU !

untuk copy trade palsu, biasanya dilakukan oleh suatu perusahaan money game, yang mana mereka seringkali melakukan editing terlebih dahulu di account-account usernya agar terlihat profit banyak dan cantik permainannya. (ada pula money game yang open posisinya disembunyikan).

Ciri-ciri Money Game adalah pasti menggunakan perusahaan broker yang abal-abal atau tidak umum (dan tidak teregulasi juga), serta terdapat skema MLM nya, yang mana itu sebenarnya adalah skema Ponzi atau MLM abal-abal.

Jadi untuk copy trade yang palsu ini harus Anda hindari, karena nanti pasti akan Scam dan juga berbahaya.

OK, dari penjelasan kami diatas ini, semoga dapat memberikan pencerahan dan pengetahuan untuk Anda di dalam hal copy trade.

Salam Trading