Kalau dalam postingan kami sebelumnya adalah membahas bagaimana untuk membuka lockingan atau hedging, kali ini kami akan mundur sedikit beberapa langkah dengan membahas mengenai hedging forex. Sebuah teknik yang sangat mendasar yang banyak digunakan oleh para trader untuk melakukan manajemen resiko, hasil akhirnya terkadang memang di luar perkiraan dengan mengalami kerugian walaupun kadang ada juga yang berakhir menjadi sebuah profit.

Berdasarkan kata dasarnya hedging mempunyai arti melindungi nilai, ini artinya dengan melakukan hedging dalam trading forex berarti seorang trader sedang melindungi nilai sebuah posisi dengan dua buah posisi yang berlawanan sehingga tidak terjadi kerugian yang jauh lebih besar lagi.

Contoh mudahnya adalah saat melakukan buy dan ternyata salah posisi, kita melakukan sell di bawah posisi buy kita dengan harapan kerugian tidak semakin membesar. Biasanya trader melakukan hedging ini saat mereka sadar kalau mereka salah prediksi dan salah posisi, sehingga posisi mereka ditahan dengan posisi berlawanan dan mengunci kerugian. Dengan cara seperti ini biasanya keuntungan yang didapatkan tidak sepertiĀ  yang diharapkan, namun dengan hedging seperti ini kita bisa meminimalisir kerugian dan menghindarkan dari kerugian yang jauh lebih besar lagi.

Teknik hedging ini biasa disebut juga dengan locking oleh para trader karena memang fungsi utamanya adalah mengunci kerugian supaya tidak terjadi kerugian yang lebih besar lagi. Tinggal menunggu momen dan saat yang tepat dan merubah floating loss menjadi sebuah keuntungan. Jika melepas di saat yang tepat dan angka keuntungan lebih besar dari kerugian maka hasil trading anda adalah positif atau dengan kata lain anda mendapatkan keuntungan.

Dalam melakukan hedging apakah mungkin floating loss yang terkunci menjadi semakin lebar? Tentu saja bisa, inilah mengapa dalam membuka lockingan harus dilakukan dengan sangat hati hati dan analisa yang benar benar optimal. Untuk caranya bisa dilihat dalam postingan kami sebelumnya mengenai cara membuka lockingan atau hedging.

BAGAIMANA CARA HEDGING YANG BENAR?

Melakukan hedging sebenarnya tidak sulit, hanya diperlukan pengetahuan yang jelas mengenai support dan resistance, dimana dari support dan resistance ini kita bisa melihat apakah sebuah pergerakan harga itu Retracement ataukah Reversal, mengenai cara nya bisa dilihat dari postingan kami sebelumnya yang berjudul apa itu Retracement dan Reversal.

Misalkan saat ini ada posisi Buy EUR/USD di level 1.3400 dengan harapan harga akan bergerak ke 1.3500 namun ternyata ada sebuah isu yang membuat harga turun ke level 1.3380. Ini berarti saat ini posisi buy 1.3400 mengalami floating loss sebesar 20 pips.

Ini adalah saat anda harus menentukan apakah harga saat ini adalah Retracement ataukah Reversal. Kalau itu adalah sebuah Retracement dengan level support di angka 1.3380 maka anda hanya tinggal menunggu saja apakah harga akan closing diatas atau dibawah 1.3380, kalau closing diatas 1.3380 maka bisa jadi harga hanya memantul saja dan kembali ke tren yang benar. Jadi anda biarkan saja posisi buy 1.3400 anda dan tinggal menunggu harga naik.

Namun kalau itu adalah sebuah reversal yang kemudian terjadi breakout, maka yang harus anda lakukan adalah membuat posisi sell berlawanan arah di level 1.3880 dan mengunci kerugian di -20 pips.

Ketika melakukan teknik hedging ini harus benar benar diperhatikan dengan jeli market yang ada di hadapan anda. Harga yang fluktuatif terkadang membuat seorang trader ragu untuk membuka posisi baru dan melakukan hedging. Dalam melakukan hedging anda harus benar benar memperhatikan Retracement dan Reversal, karena sebagian besar trader menyepelekan keduanya dan selalu menganggap harga akan berbalik arah dan akhirnya kerugian makin membesar hingga terlambat melakukan hedging dengan posisi floating loss yang cukup besar.

Anda harus menyadari kalau membuka posisi apapun dalam trading forex selalu diiringi dengan resiko, inilah mengapa anda harus benar benar memiliki strategi yang tepat. Bukan hanya open Buy atau Sell dengan harapan profit sebesar sekian, namun anda juga harus memperhitungkan bagaimana kalau harga berbalik arah dan tidak sesuai dengan tren yang anda inginkan.

Ini penting untuk anda lakukan karena resiko terus mengincar anda setiap saat, namun dengan strategi yang tepat anda dapat terhindar dari resiko kerugian yang ada di depan mata.

 

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*