Konsep dasar price action terletak pada inti analisis teknis dan merupakan cara sederhana namun ampuh untuk mengidentifikasi peluang perdagangan. Ada tiga prinsip utama dalam price action ini trend, support & resistance, dan reaksi pasar.

Analisis teknikal terdiri dari banyak disiplin ilmu, namun pada dasarnya adalah price action. Ada tiga komponen utama  dalam price action tren, support / resistance, dan reaksi pasar yang memberikan sinyal untuk dapat segera ditindaklanjuti.

Sebenarnya ada banyak indikator yang dapat mengidentifikasi tren dan kekuatannya, tapi yang benar-benar mendefinisikan sebuah tren dari sudut pandang harga yang sederhana adalah apakah pasar dapat menghasilkan kenaikan yang lebih tinggi saat uptren ataukan menghasilkan penurunan yang lebih rendah saat downtrend.  Ada banyak contoh tren seiring dengan kapan pasar bisa mengalami perubahan tren. Ketika mempertimbangkan tren, hal itu terjadi pada semua time frame, namun aturan umum yang harus diikuti adalah time frame yang lebih tinggi diutamakan daripada periodisitas jangka pendek. Misalnya, di FX menggunakan harian dan 4-jam adalah kombinasi yang solid, dan sementara tren yang kuat mungkin berkembang pada hari ini mungkin ada tren naik yang terlihat pada jam ke-4.

Keyakinan sangat penting untuk kesuksesan trading, lihat panduan dibawah ini untuk memberikan gagasan tentang bagaimana membangun keyakinan dalam trading.

Support & Resistance

Aspek penting berikutnya untuk price action adalah tingkat harga, support dan resistance. Support hanyalah titik dimana permintaan (buyers) masuk dan didukung dengan harga, sementara resistance adalah bentuk penawaran (seller), ini adalah titik dimana pasar telah gagal untuk terus bergerak lebih tinggi. Ada banyak cara untuk mengidentifikasi tingkat ini seperti tingkat Fibonacci dan moving averages, namun fokusnya di sini terutama pada tingkat harga aktual dan garis tren, atau kemiringan.

Reaksi Pasar (Validasi, Invalidasi)

Aspek ketiga terhadap perdagangan aksi harga yang kita diskusikan, adalah bagaimana pasar bereaksi terhadap tingkat harga dan dalam konteks tren. Apakah perilaku pasar akan menampilkan pasar yang mengkonfirmasi atau membatalkan apa yang ada pada chart?

Cara paling mudah untuk mengidentifikasi apakah pasar berpegang pada level tertentu, adalah dengan menggunakan analisis candlestick. Jenis candlestick yang menunjukkan reaksi yang jelas seperti pola pembalikan (seperti  ‘pin’ bars, ‘shooting stars’, ‘palu bullish’), ‘engulfing bars’, dll. Dengan ini, kami mencari penolakan dari tingkat harga yang dimaksud, sebuah perubahan momentum yang menunjukkan kesediaan pasar untuk berbalik dari tingkat yang teridentifikasi. Tidak perlu giliran cepat, tapi lebih ideal dalam menunjukkan kehadiran pembeli dan penjual.

Dari sini kita bisa menggunakan swing-low dan swing-high untuk menentukan kemana harus berhenti. Dengan menempatkan stop loss di luar level rendah atau tinggi dengan jumlah yang cukup, kita membiarkan ‘ruang gerak’ membiarkan kerja perdagangan itu sendiri, dan jika pasar bergerak melampaui tingkat tersebut, pasar secara efektif akan membatalkan perdagangan. Sasaran harus memungkinkan imbalan yang cukup besar terhadap risiko yang diambil (sebagai aturan umum, rasio risiko / penghargaan 1: 2 atau lebih baik). Sasaran paling baik didasarkan pada jarak ke level teknis berikutnya.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*