Untuk siapapun yang baru terjun ke dunia trading forex, ada terlalu banyak istilah trading yang harus dipahami. Tapi untuk tahap awal, setidaknya ada beberapa istilah di trading forex yang harus dipahami trader sebelum berencana membuka trading.

Trader tak harus mempelajari semua istilah trading di awal, karena itu jelas tidak mungkin. Sebagai gantinya, trader bisa belajar istilah trading paling dasar sebelum beranjak mempelajari yang lain. Pemahaman seperti ini wajib dilakukan di awal karir trading.

Tapi jangan terbebani untuk menghafal istilah tersebut atau langsung memahami sampai detilnya. Seiring waktu, trader akan bisa memahami sendiri karena akan selalu konstan digunakan saat trading. Kuncinya yaitu dengan membuat diri menjadi familiar dengan istilah trading.

#1. Pip

Satu istilah di trading forex yang sering terdengar yaitu pip, yang merupakan kependekan dari percentage in point. Pip pada dasarnya merupakan perhitungan yang menggambarkan pergerakan mata uang dalam market yang kemudian dinyatakan dalam unit.

Pip merupakan angka numerik yang bisa dimanfaatkan untuk menghitung profit dan loss di mana satu pip sama dengan 0.0001. Trader forex sering memakai pip untuk menyatakan profit dan loss dalam bentuk satuan pip guna mempermudah pemahaman.

Satu contoh, trader akan menyatakan berhasil membuat 30 pip dalam trading terakhirnya, bukan dalam unit lain. Tapi ada perbedaan dalam penulisan pip yang berlaku saat ini. Beberapa broker masih memakai empat angka setelah titik desimal seperti 1.0432.

Beberapa broker lain ada yang memakai lima angka di belakang koma seperti 1.04325. Alasannya yaitu guna memperbaiki perhitungan sehingga hasil lebih presisi. Terlepas dari perbedaan angka desimalnya, pip merupakan istilah di trading forex yang harus benar-benar diketahui trader.

#2. Ukuran Lot

Pair mata uang selalu ditransaksikan dalam jumlah tertentu yang sudah diatur. Untuk investor individu, ukuran lot yang yang paling umum dipakai yaitu standar lot yang berisi 100,000 unit mata uang. Mini lot berisi 10,000 unit, mikro lot berisi 1,000 unit, dan nano lot berisi 100 unit mata uang.

Sedang untuk trader institusional, mereka umumnya memakai lot berukuran besar yang berisi 1,000,000 unit. Tapi beberapa trading juga bisa dihargai lot berapapun sesuai yang diinginkan trader. Standarisasi tersebut hanya digunakan untuk mempermudah dalam penyebutan.

Fungsi lainnya yaitu agar market market mudah dalam menyuplai likuiditas yang diperlukan market. Selain itu, baik pembeli dan penjual akan mudah mencocokkan jumlah standar trading. Lot size akan menentukan berapa modal minimal untuk trading.

#3. Pair

Mata uang mayor merupakan pecahan yang paling sering ditransaksikan di market forex. Beberapa pecahan yang dikategorikan sebagai pecahan mayor yaitu USD, EUR, GBP, CHF, CAD, dan JPY. Pecahan tersebut adalah mata uang dengan likuiditas tinggi di market.

Jika beberapa pecahan tersebut dipasangkan, hasilnya berupa pair mayor yang merupakan gabungan dari beberapa pecahan mata uang di atas. Satu ciri khas dari pair mayor yaitu melibatkan pecahan USD, meski tidak selalu. Di sisi lain terdapat pair minor.

Pair minor merupakan pasangan pecahan yang tidak melibatkan mata uang di atas. Jika pun melibatkan, pasangannya berupa mata uang yang tidak banyak ditransaksikan dalam market. Jika pair mata uang bukan hasil kombinasi pecahan yang sudah disebut, bisa dikatakan kalau pair tersebut merupakan pair minor.

Satu di antara ciri pair minor yaitu hanya ada sedikit volume trading di market. Tiap mata uang yang ditransaksikan di lantai forex selalu dibuat dalam pair, di mana pecahan pertama dalam pair disebut sebagai mata uang dasar dan pecahan kedua disebut mata uang kuotasi.

Suatu pair dinyatakan sebagai seberapa banyak biaya yang diperlukan untuk membeli mata uang dasar menggunakan mata uang kuotasi. Contoh, jika USD/CAD dihargai 1.0432, bisa diartikan bahwa trader butuh CAD 1,0432 untuk membeli USD 1.

#4. Margin

Untuk trading forex, margin sudah menjadi keharusan sebelum membuka trading. Margin bisa dimaknai sebagai uang yang tersisa dalam akun forex setelah dikurangi modal trading. Margin ini memungkinkan trader mengambil dana pinjaman, atau yang biasa disebut leverage.

Semisal masih punya margin cukup dalam akun forex, trader akan mendapat kesempatan untuk mengakses trading dengan jumlah tinggi. Tapi untuk bisa menghitung kisaran margin di trading forex yang ideal, trader harus lebih menentukan berapa rasio leverage yang diambil.

Rasio leverage kemudian digunakan untuk menghitung berapa banyak margin yang diperlukan agar bisa memulai trading. Untuk menghitungnya, ukuran lot dibagi dengan jumlah leverage sehingga didapat margin yang diperlukan untuk trading.

Semisal trader mengambil 2 lot dengan leverage 1:400, hitungannya menjadi 200,000/400 = USD 500. Pada kondisi tersebut, margin yang diperlukan yaitu USD 500. Yang harus dicatat, tiap broker punya syarat minimal margin yang berbeda, jadi pastikan untuk mencari kejelasan terkait ini.

Margin call merupakan pemberitahuan yang diberikan pada trader karena dalam akun tidak ditemukan modal yang cukup untuk membuka trading. Pada situasi seperti ini, trader akan dipaksa keluar dari market oleh broker meski sedang membuka posisi trading.

Margin call akan terjadi jika trader menderita kalah beruntun dalam jumlah besar sehingga margin minimal yang ditetapkan oleh broker sudah terlewati. Beberapa broker mengeluarkan margin call saat level penggunaan modal mencari 80%.

#5. Leverage

Leverage merupakan rasio dari sejumlah dana pinjaman dengan margin yang bisa dimanfaatkan trader untuk membuka trading dengan jumlah besar dari modal trading yang dipunyai. Leverage bisa mempertebal jumlah profit atau loss sehingga harus dipakai secara bijak.

Karena sifat alami dari leverage tersebut, broker tak jarang memberi syarat yang ketat jika trader ingin memakai leverage untuk trading. Beberapa broker mengharuskan trader deposit jumlah minimal yang disyaratkan. Ini diperlukan guna menghindari risiko loss dan penutupan akun.

Ambil contoh ada dua trader dengan modal sama yaitu USD 5,000 dan mereka ingin menggunakan USD 1,000 untuk trading dengan margin. Trader A mengambil leverage 1:10, sedang trader B memakai leverage 1:100. Risiko yang didapat tiap trader tentu berbeda karena memakai rasio leverage berbeda.

#6. Bid/Ask

Bid merupakan harga jual suatu mata uang, atau dalam kata lain, bid merupakan harga yang akan dibayarkan market pada trader untuk membeli pecahan tersebut. Ask merupakan harga di mana trader bisa membeli mata uang atau harga yang ditawarkan market jika trader ingin membeli suatu pecahan.

Idealnya, harga bid harus lebih rendah daripada harga ask. Pair mata uang selalu dinyatakan dengan format bid/ask. Perbedaan antara harga bid dan harga ask kemudian disebut bid/ask spread.

Broker akan membeli pecahan mata uang dari klien pada harga bid yang rendah lalu menjual saat harga ask sedang tinggi tanpa merubah situasi market secara keseluruhan. Karena sangat menentukan dalam profit dan loss, bid/ask dalam istilah di trading forex harus benar-benar dipahami.

Posting untuk Konsultasi dan Tanya Jawab :