Tag Archives: bappebti

Legal kah Penggunaan FASAPAY untuk transaksi uang di Forex ?

Setelah banyak e-currency yang ilegal seperti Liberty Reserve, E-Gold, dan semacamnya yang bertumbangan karena scam dan dibekukan oleh FBI.

maka saat ini di Indonesia muncul media pembayaran bernama Fasapay , yang dimana Fasapay ini bisa memfasilitasi untuk transfer uang secara lokal melalui rekening bank-bank di Indonesia, seperti Bank BCA, BNI, Mandiri dan lain-lain ke perusahaan pasar modal atau broker asing (pialang asing) dari luar negeri TANPA Seijin Bappebti dan OJK di Indonesia, tetapi apakah cara yang mereka lakukan tidak melanggar hukum ??

Mari kita pelajari hal tersebut:

Untuk perijinan pendirian perusahaan Fasapay.com (PT Fasa Centra Artajaya) hal tersebut adalah tidak bermasalah, tetapi itu hanya sebatas pada ijin pendirian badan usaha PT saja, yang tentunya juga dilengkapi oleh SIUP, TDP dan NPWP perusahaan (persyaratan standard untuk suatu badan usaha di Indonesia)

Tetapi agar suatu perusahaan payment gateway seperti Fasapay bisa memfasilitasi untuk transfer dana ke suatu perusahaan pialang (broker forex) di luar negeri maka menurut peraturan hukum di Indonesia maka dia HARUS berijin Bappebti dan OJK juga , karena hal ini berguna untuk menghindari penyelewengan ataupun pelarian dana ke luar negeri secara ilegal. Karena hal-hal seperti transaksi pasar modal dan mata uang (forex) berpotensi mempengaruhi suatu perekonomian negara, dan itu harus diatur oleh undang-undang khusus. (tidak bisa sekedar pendirian badan usaha saja). 

Tidak adanya ijin dari Bappebti dan OJK yang menyatakan mereka diperbolehkan untuk penyaluran dana ke luar negeri untuk transaksi pasar modal/forex melalui rekening bank lokal pihak 3 milik Fasapay di Indonesia, Hal inilah yang harus kita cermati.

Selain itu, rata-rata perusahaan broker asing yang bisa menggunakan jasa Fasapay adalah broker-broker forex asing yang tidak teregulasi secara benar ataupun yang berjenis offshore.

Hal ini sama seperti halnya pendirian perusahaan Investasi di Indonesia, mereka selain harus berbentuk badan usaha PT, maka juga harus mengantongi ijin dari Bapepam dan OJK, demikian juga bila kita ingin mendirikan suatu perusahaan pialang (broker berjangka untuk forex, index, saham, komoditi) di Indonesia maka juga harus mengantongi ijin dari Bappebti pula. Jadi tidak bisa hanya mengantongi badan usaha PT saja, atau bisa beresiko nantinya jika tertangkap.

Kemudian kalau kita melihat di peraturan pemerintah dari Bappebti yang mengatur mengenai penyaluran dana ke bursa berjangka luar negeri ini , yaitu di link web berikut :

http://www.bappebti.go.id/id/regulation/ordinance/detail/56.html

Disana disebutkan di Bab VII pasal 78 dan pasal 80, jelas tertera bahwa penyaluran langsung ke bursa luar negeri hanya boleh dilakukan oleh perusahaan yang terdaftar di Bappebti, serta memberikan jaminan, karena hal ini juga berguna untuk memberi perlindungan dana bagi nasabah dari bentuk penyelewengan dan pelanggaran. Apalagi seperti yang kita ketahui banyak perusahaan broker asing yang ilegal dan bodong disana, belum lagi pencucian uang atau pelarian dana oleh koruptor.

Dari penjelasan di peraturan pemerintah di Indonesia tersebut, menurut kami penyaluran dana melalui Fasapay untuk transaksi trading di broker berjangka adalah tergolong ILEGAL, serta bisa sewaktu-waktu dipermasalahkan oleh Hukum di Indonesia (jika tertangkap). Dan bila terjadi hal demikian maka tentunya kasus semacam E-Gold dan Liberty Reserve yang scam tersebut pasti bisa terulang kembali, dan pasti otomatis akan merugikan masyarakat juga. (semoga hal ini tidak terjadi lagi di Indonesia)

Bagaimana metode yang aman untuk transfer uang ke broker berjangka di luar negeri ? tentunya adalah melalui media yang benar-benar Legal , seperti melalui bank transfer langsung ke luar negeri TANPA melalui perantara, ataupun melalui seperti media pembayaran legal semacam Paypal, Skrill, dan Kartu Kredit. Hal ini tidak melanggar hukum, karena dianggap transfer secara langsung tanpa melalui pihak ke 3, dan tidak ada penampungan dana dulu di rekening bank mereka di Indonesia.

Untuk penggunaan Fasapay dalam transaksi lainnya (yang NON perdagangan derivatif, Non forex atau NON Pasar Modal), maka boleh menggunakan Fasapay ini karena tidak melanggar, tetapi untuk penyaluran dana ke perusahaan broker forex asing melalui Fasapay ini sebaiknya jangan dahulu sepanjang Fasapay belum mengantongi ijin dari Bappebti dan OJK. Sebab anda bisa ikut beresiko terhadap hal ini, belum lagi terkena pasal pencucian uang atau pelarian dana ilegal.

Kemudian kalau kita lihat metode pembayaran lain semacam Fasapay ini (kompetitornya) seperti Kaspay, Doku Wallet, dan lain-lain di Indonesia tidak ada satupun yang mau menerima untuk transaksi pada broker forex asing ataupun pada perdagangan pasar modal, karena memang hal itu berpotensi melanggar hukum dan bisa bermasalah nantinya.

Karena anda tinggal di negara Indonesia, dan demikian juga perusahaan Fasapay berlokasi kantor pusat di Indonesia dan memiliki badan usaha serta rekening bank di Indonesia, sehingga harus mengikuti peraturan dan hukum di negara Indonesia juga agar tidak bermasalah nantinya. (point pentingnya adalah karena Fasapay memiliki badan usaha di Indonesia tetapi tidak berijin OJK untuk transfer uang ke bidang usaha forex ini, sehingga bisa sewaktu-waktu dipermasalahkan oleh OJK, Bappebti ataupun Instansi terkait lainnya)

Sekarang silahkan anda pertimbangkan sendiri resiko dalam penggunaan payment gateway Fasapay ini dalam bertransaksi Forex Trading di luar negeri, kami hanya memberikan pandangan dari sisi hukum di Indonesia dan keamanannya. Semoga tidak terulang lagi kasus seperti exchanger Tukarduid.com dan Liberty Reserve.

Semoga bermanfaat

Baca ini juga: http://brokerforex.com/forex/liberty-reserve-dan-transfer-lokal-ilegal/