Ada lima hari dalam seminggu dan 24 jam dalam sehari bagi trader untuk mencari profit dari trading forex. Tapi di antara hari Senin sampai Jumat, trading forex hari Jumat sangat tidak disarankan untuk berbagai alasan, terkhusus untuk trader pemula.

Sebenarnya, dengan hadirnya sistem elektronik, dalam hal ini trading online, trader bisa membuka trading kapan saja tanpa terbatasi waktu. Hanya saja di waktu tertentu, seperti hari Jumat, peluang yang hadir dalam market forex tak seperti biasanya.

Forex bukan merupakan market yang mudah ditaklukkan. Diperlukan strategi mumpuni agar bisa meraup profit optimal dari market, salah satunya yaitu dengan memilih hari yang tepat. Trading forex hari Jumat memang masih bisa dilakukan, tapi sebaiknya dihindari.

Kenapa Trading Forex Hari Jumat Lebih Sulit?

Alasan utama kenapa sebaiknya harus menghindari trading forex hari Jumat yaitu karena perbedaan peluang yang dihadirkan market dibanding hari biasa. Karena peluang semakin mengecil, otomatis risiko yang muncul akan semakin membesar.

Pada Jumat sore hari, semua market akan mengalami sesi penutupan dan segala aktivitas dalam market mayoritas akan berhenti sementara waktu. Menjelang sesi kedua, trader umumnya mengambil langkah mundur karena sudah bersiap untuk akhir pekan.

Mayoritas trader akan menutup posisi sebelum sesi kedua berakhir. Karena prosentase trader yang keluar dari market lebih besar, otomatis volatilitas dalam market akan terpengaruh. Satu efek negatif dari situasi tersebut yaitu terjadinya pergerakan liar dalam jumlah masif.

Harus dicatat bahwa tiap Jumat ke tiga di bulan Maret, Juni, September, dan Desember, muncul istilah triple witching hours. Istilah ini merujuk pada kondisi jam terakhir dari sesi trading market saham saat index future, index option, dan stock option akan kadaluarsa.

Sebagai hasilnya, apapun bisa terjadi dalam 60 menit terakhir sebelum sesi trading berakhir. Beberapa trader memang masih bisa meraup profit dari situasi tersebut, tapi kebanyakan trader berakhir dengan kalah, bahkan tak jarang kehilangan modal dengan jumlah besar.

Alasan selanjutnya yaitu akumulasi dari rasa lelah selama seminggu. Saat setup trading bekerja dengan baik, trading forex bukan termasuk pekerjaan yang menguras tenaga. Yang perlu dilakukan hanya perlu masuk market dengan menunggu setup yang tepat terbentuk.

Pada situasi apapun, sabar merupakan sikap yang diperlukan trader. Walau demikian, saat market melaju ke arah yang berlawanan, trader dipaksa membuat keputusan secara cepat. Ini terjadi terutama pada trader yang menerapkan gaya scalping.

Membuat keputusan dalam keadaan mendesak dan terus menerus tentu bisa membuat lelah otak. Pikiran manusia mempunyai batasan, padahal untuk mencari solusi atas pemikiran yang rumit, diperlukan usaha lebih keras.

Pada kondisi selanjutnya, trader sangat mungkin mengalami kelelahan hebat baik secara fisik dan mental. Trader pemula lebih rentan mengalami kelelahan dibanding trader pro, karena mereka secara konstan juga harus menolak godaan dan intimidasi dari market forex.

Alasan lain yaitu terkait psikologi trader. Jumat merupakan rangkaian hari terakhir aktif trading, jadi secara tanpa sadar trader akan mencari balas dendam karena kehilangan modal trading. Selain itu, karena Jumat adalah hari terakhir, trader justru sangat mungkin membuka banyak trading.

Alasan tersebut merupakan hambatan yang biasa ditemui trader saat membuka trading forex hari Jumat. Market forex tidak berada dalam situasi optimal sedang trader juga tidak dalam kondisi ideal. Dua alasan tersebut sebenarnya sudah cukup bisa dijadikan acuan untuk tidak membuka trading forex hari Jumat.

Bisakah Trading Hari Jumat?

Hanya ada kisaran 4% trader yang benar-benar bisa dikatakan sukses dalam trading hari Jumat, sisanya berakhir imbang, kalah, dan bahkan keluar dari dunia trading. Pemula seringnya belum memahami banyak aspek terkait market forex, termasuk pemilihan waktu trading.

Mereka seringnya kurang waspada kapan waktu terbaik untuk trading dan tidak. Terlepas dari semua itu, banyak pendapat yang beredar bahwa sangat tidak disarankan trading forex hari Jumat. Tapi bagaimana jika tetap membuka trading forex hari Jumat?

Jumat sering dinilai sebagai hari yang kurang ideal untuk trading forex karena mayoritas trader yang membuka posisi selama hari aktif trading sedang bersiap menutup posisinya. Hasilnya adalah munculnya fluktuasi harga yang hebat dalam market.

Trading hari Jumat bisa memberi suasana berbeda dibanding hari lain. Trader pro mungkin lebih paham situasi seperti ini sehingga akan melakakukan analisa mendalam jika berencana membuka trading. Tapi berbeda dengan trader pemula, yang mana kebanyakan tidak.

Padahal trader pemula lebih mungkin terkena imbas jika trading forex hari Jumat dibanding trader pro. Trader pemula mempunyai kecenderungan yaitu kurang sensitif saat membuat analisa hari Jumat, ditambah dengan strategi yang kurang tepat pula.

Sebagai pendatang baru dalam market forex, pemula seharusnya paham bagaimana membuat strategi yang tepat dan pada hari apa strategi tersebut bisa diimplementasikan. Ini karena di hari tertentu, seperti hari Jumat, market forex bergerak sangat lambat.

Bagaimana Jika Trading Forex Hari Jumat?

Trading forex hari Jumat pada dasarnya tidak disarankan, tapi jika memang ingin membuka trading dengan berbagai alasan, trader harus membekali diri dengan strategi paling efektif. Ini diperlukan guna mendapat performa trading yang optimal.

Ada sejumlah kiat trading forex hari Jumat yang bisa diikuti. Pertama, trader harus menurunkan frekuensi membuka trading dibanding hari lainnya. Semisal pada hari lain selalu membuka trading hingga 10 kali, maka hari Jumat disarankan sampai tiga kali saja.

Kedua, leverage yang dipakai juga harus lebih rendah daripada biasanya. Jika normarnya mengambil leverage 1:25, saat hari Jumat cobalah 1:5. Ketiga, karena trading hari Jumat menawarkan kesulitan ekstra, persiapan yang dilakukan trader setidaknya harus diperiksa minimal dua kali.

Lakukan pengecekan ganda pada semua kriteria trading yang dicari sesuai metode yang dianut. Dan karena Jumat merupakan hari terakhir dan biasanya semua rasa lelah akan terakumulasi pada hari ini, sebaiknya jangan membuka trading jika merasa terlalu lelah.

Market forex pada hari Jumat tak pernah menunjukkan pergerakan stabil, ditambah lebih banyak terjadi banyak fluktuasi. Yang jadi persoalan, banyak trader baru yang kurang waspada terhadap fakta seperti ini lalu membuka dan mengambil keputusan trading dengan segala rasa lelah yang ada.

Satu efek negatif yaitu trader menjadi lebih sensitif karena imbas dari lelah. Pada kondisi selanjutnya, sikap sensitif ini memicu emosi yang kemudian bisa memperburuk segala keputusan yang diambil. Beberapa langkah tersebut setidaknya bisa mencegah trader dari mendapat kemungkinan terburuk.

Sama sulitnya dengan kiat trading forex modal kecil, kiat di atas bisa diterapkan guna meningkatkan performa strategi trading pada hari Jumat. Secara umum, situasi market pada hari Jumat berbeda dengan hari aktif lainnya. Itu sebabnya trader dituntut untuk lebih waspada lagi.

Beberapa trader percaya bahwa strategi trading yang dianut bisa diterapkan pada semua hari, padahal tidak demikian. Khusus trading forex hari Jumat, ada lebih banyak aspek yang harus diperhatikan daripada hari lain. Jika memang belum siap, baiknya hindari trading hari Jumat.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini