Teknik swing trading
Teknik swing trading dengan jebakan outside bar

Teknik swing trading adalah salah satu strategi trading yang populer di pasar saham dan forex. Teknik ini memungkinkan trader untuk mengambil posisi trading selama beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang besar. Salah satu teknik dalam swing trading yang populer adalah menggunakan jebakan outside bar.

Pola Outside Bar Banyak Menjebak Para Trader

Jika Anda pernah mempelajari price action, tentu Anda mengenal pola outside bar. Walaupun tidak sepopuler pola engulfing dan hammer/shooting star, namun pola ini menawarkan potensi keuntungan yang besar. Pola outside bar ini banyak menjebak para trader dan membuat banyak trader merugi di market. Pola outside bar yang terbentuk di market akan mengundang seller dan buyer untuk masuk dan memanfaatkan penguatan/pelemahan harga. Alhasil, bukannya untung malah buntung. Para trader yang sudah masuk market malah terjebak karena harga ternyata balik arah. Namun, Anda mungkin kurang paham bagaimana cara memanfaatkan pola candlestick yang unik ini.

Jebakan outside bar

Jebakan outside bar adalah pola candlestick yang terbentuk ketika sebuah candlestick yang lebih besar (body) dan memiliki range yang lebih besar daripada candlestick sebelumnya, disusul oleh candlestick yang memiliki range yang lebih kecil dan sepenuhnya terdapat dalam rentang candlestick sebelumnya. Pola ini menunjukkan bahwa pasar sedang mengalami tekanan bullish atau bearish yang kuat, namun terjadi kebingungan di antara para trader dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya. Oleh karena itu, teknik jebakan outside bar digunakan untuk menangkap pergerakan harga selanjutnya setelah pola ini terbentuk.

Penerapan Teknik Jebakan Outside Bar

Teknik jebakan outside bar dapat diterapkan dalam beberapa langkah sederhana. Pertama, trader perlu mengidentifikasi pola jebakan outside bar pada grafik harga. Jika terdapat pola tersebut, maka trader dapat menunggu konfirmasi arah pergerakan selanjutnya. Jika candlestick selanjutnya menembus range candlestick sebelumnya, maka arah pergerakan cenderung akan mengikuti arah candlestick yang baru terbentuk. Namun, jika candlestick selanjutnya tidak mampu menembus range candlestick sebelumnya, maka trader dapat mengambil posisi trading berlawanan dengan arah candlestick tersebut.

Ketika trader mengambil posisi trading, ia harus memasang stop loss untuk mengurangi risiko kerugian yang terjadi jika harga bergerak berlawanan dengan posisinya. Selain itu, trader juga dapat memasang target profit untuk mengunci keuntungan yang diperoleh. Target profit dapat ditentukan berdasarkan level support dan resistance pada grafik harga.

Aturan Trading

Pendekatan yang kita gunakan adalah mengikuti trend dan menunggu pullback. Saat pullback inilah trader jangka pendek terperangkap mulai masuk melawan arah tren (counter tren). Kita membutuhkan metode atau cara untuk menentukan arah atau tren yang sedang terjadi di market. Untuk kemudahan, kita akan menggunakan Simple Moving Average (SMA) periode 20 dalam menetapkan arah harga atau tren filter. Anda dapat dengan mudah menetapkan tren atau arah dari suatu harga di periode tertentu. Caranya mudah, Anda tinggal memperhatikan posisi antara harga dan garis SMA. Jika harga berada di atas garis SMA, itu artinya tren harga sedang naik sedangkan apabila harga berada di bawah garis SMA artinya harga sedang mengalami tren turun.

Teknik jebakan outside bar dapat diterapkan pada berbagai instrumen trading, termasuk saham dan forex. Namun, seperti halnya dengan strategi trading lainnya, teknik ini tidaklah sempurna dan masih memiliki risiko kerugian. Oleh karena itu, trader harus memahami risiko yang terkait dengan teknik ini dan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kondisi pasar, sentimen pasar, dan berita ekonomi sebelum mengambil keputusan trading.

Kesimpulan

Kesimpulannya, teknik jebakan outside bar adalah salah satu teknik dalam swing trading yang populer dan efektif dalam menangkap pergerakan harga selanjutnya. Teknik ini dapat membantu trader untuk mengambil posisi trading dengan lebih akurat dan mengurangi risiko kerugian. Namun, trader harus memahami risiko yang terkait dengan teknik ini dan mengambil keputusan trading berdasarkan analisis yang cermat.

Posting untuk Konsultasi dan Tanya Jawab :