Strategi trading paling akurat bisa menjadi kunci untuk sukses sebagai trader. Saat trading di market forex, akan ditemui beberapa gaya trading populer. Walau demikian, ditemukan fakta bahwa satu strategi sukses belum tentu memberi kesuksesan untuk trader lain.

Setidaknya ada enam strategi trading paling akurat yang bisa menjadi inspirasi trader sekaligus untuk melengkapi teknik trading baru, atau bahkan meningkatkan strategi trading yang sudah ada.

#1. Strategi Trading News

Strategi trading news melibatkan trading berdasarkan berita dan ekspektasi market, baik sebelum dan sesudah rilis berita. Trading news memerlukan pola pikir yang terampil karena berita dapat menyebar dengan sangat cepat di berbagai media.

Trader perlu menilai kualitas berita segera setelah dirilis dan membuat penilaian cepat tentang teknik trading yang akan digunakan. Memahami ekspektasi market ini sangat penting untuk kesuksesan strategi trading paling akurat ini.

Kelebihan trading news:

  • Strategi masuk dan keluar sudah ditentukan. Masuk dan keluar dari trading didasarkan pada bagaimana market membaca berita, yang biasanya sudah disusun dalam rencana trader.
  • Banyak peluang trading. Setiap hari ada beberapa berita dan rilis ekonomi yang dapat memberikan peluang trading. Trader dapat mengikuti berita penting dengan memantau kalender ekonomi.

Kelemahan trading Pedagang:

  • Risiko tinggi. Tergantung jenis berita yang diambil, posisi trading mungkin harus terbuka selama beberapa jam. Setiap posisi yang dibiarkan terbuka lama menimbulkan risiko tinggi.
  • Trading berita butuh keahlian. Trader news perlu memahami bagaimana berita tertentu akan mempengaruhi posisi dalam market lebih luas. Selain itu, mereka harus mampu memahami berita dari perspektif market, tidak hanya secara subjektif.

#2. Strategi Trading Sesi Penutupan

Strategi trading paling akurat di sesi penutupan melibatkan trading di waktu penutupan. Trader dituntut aktif saat menjelang penutupan karena harga akan menjadi jelas apakah naik atau turun. Strategi ini butuh studi price action tentang pergerakan harga hari sebelumnya.

Trader kemudian dapat berspekulasi bagaimana harga bergerak berdasarkan data historis dan memutuskan indikator apa yang akan digunakan. Trader lalu harus merumuskan manajemen risiko termasuk limit-order, stop-loss order dan take-profit untuk mengurangi risiko.

Kelebihan trading sesi penutupan:

  • Cocok untuk sebagian besar trader. Trading ini bisa menjadi cara yang baik untuk mendulang profit karena tidak perlu membuka banyak posisi.
  • Waktu yang lebih pendek. Trader dapat menganalisis grafik dan menempatkan order baik di pagi hari atau di malam hari, sehingga hemat waktu secara signifikan dibandingkan strategi lain.

Kelemahan trading sesi penutupan:

  • Risiko naik. Posisi yang terbuka dapat menimbulkan lebih banyak risiko, tetapi ini dapat dikurangi jika menempatkan stop loss order. Stop loss order berguna untuk mengurangi risiko.

#3. Strategi Trading Swing

Istilah ‘swing trading’ mengacu pada trading yang berfokus pada pada pergerakan kedua sisi market. Swing trader bertujuan untuk membeli aset dengan asumsi market akan naik. Jika tidak, trader dapat langsung menjual aset ketika harganya akan turun.

Swing trader memanfaatkan pergerakan market saat harga ‘berayun’ bolak-balik, dari kondisi overbought ke oversold. Strategi trading paling akurat seperti swing menggunakan pendekatan teknis untuk menganalisis market, dengan mempelajari grafik dan menganalisis pergerakan pair.

Trading swing yang sukses bergantung pada interpretasi trader dan durasi setiap swing karena akan menentukan level support dan resistance. Selain itu, swing trader perlu mengidentifikasi tren di mana market akan mengalami peningkatan di area support atau demand.

Kelebihan trading swing:

  • Bisa dimaksudkan sebagai hobi. Strategi trading paling akurat dengan swing lebih cocok untuk trader dengan waktu terbatas. Meski tetap saja diperlukan beberapa riset untuk memahami bagaimana pola market.
  • Banyak peluang trading. Swing trading melibatkan trading di ‘kedua sisi’ market, sehingga trader dapat melakukan long dan short di sejumlah aset.

Kelemahan trading swing:

  • Risiko cukup tinggi. Beberapa trading yang dibiarkan lebih dari semalaman menimbulkan risiko tambahan, tetapi ini dapat dikurangi dengan menempatkan stop-loss pada market.
  • Butuh banyak riset. Diperlukan riset untuk memahami bagaimana menganalisis kondisi market, termasuk memakai analisa teknikal dengan berbagai indikator.

#4. Strategi Trading Harian

Trading harian cocok untuk trader yang ingin aktif trading di siang hari. Trader harian memanfaatkan fluktuasi harga di antara jam buka dan tutup market. Trader harian sering menahan beberapa posisi terbuka dalam sehari, tetapi tak membiarkan posisi terbuka semalaman untuk meminimalkan risiko volatilitas market.

Direkomendasikan agar trader harian mengikuti strategi trading paling akurat dan terorganisir sehingga dapat cepat beradaptasi dengan pergerakan market.

Kelebihan trading harian

  • Tidak ada risiko swap. Sesuai namanya, trading hanya dilakukan selama sesi trading terbuka dalam sehari.
  • Risiko terkontrol. Trader hanya membuka trading jangka pendek yang biasanya berlangsung 1 hingga 4 jam sehingga meminimalkan kemungkinan risiko yang mungkin muncul dalam trading jangka panjang.
  • Waktu trading fleksibel. Trading harian cocok untuk yang menginginkan fleksibilitas waktu trading. Seorang day trader mungkin membuka 1 hingga 5 posisi di siang hari dan menutup semuanya saat target tercapai atau saat menjelang sesi penutupan.
  • Peluang trading melimpah. Seorang day trader dapat memanfaatkan market lokal dan internasional dan dapat membuka dan menutup banyak posisi dalam sehari.

Kelemahan trading harian

  • Butuh disiplin. Mirip gaya trading jangka pendek lain, trading harian butuh disiplin tinggi. Trader harus memakai strategi yang ditentukan, lengkap dengan poin masuk dan keluar untuk mengelola risiko.
  • Trading flat. Sangat mungkin beberapa posisi tidak bergerak dalam sehari seperti yang diharapkan.

#5. Strategi Trading Tren

Strategi trading paling akurat ini berfokus pada tren dengan analisis teknikal untuk menentukan tren, dan hanya trading ke arah tren yang dipilih. Trader tren tak peduli ke arah mana market akan bergerak, hanya melihat tren saja.

Keberhasilan trading tren ditentukan sistem yang akurat untuk menentukan tren dan kemudian mengikuti. Tapi sangat penting untuk tetap waspada dan beradaptasi karena tren berubah cepat. Trader tren perlu menyadari risiko pembalikan market, tapi ini bisa diatasi dengan trailing stop-loss.

Trader tren perlu melatih kesabaran karena ‘mengendarai tren’ bisa jadi sulit. Dengan percaya pada sistem trading, trader tren bisa tetap disiplin dan mengikuti aturan, termasuk mengetahui kapan harus berhenti.

Kelebihan trading tren:

  • Hobi yang bernilai. Trading tren cocok untuk trader dengan waktu terbatas karena tren akan diidentifikasi oleh sistem, dan ini bisa menjadi senjata rahasia profit trading.
  • Banyak peluang trading. Tren yang muncul memberi banyak peluang untuk masuk dan keluar dari trading. Selain itu, trading tren bisa dijalankan di kedua sisi market.

Kelemahan trading tren

  • Risiko sedang. Trading tren sering dibuka selama beberapa hari sehingga dapat memicu lebih banyak risiko daripada strategi lainnya. Tapi ini dapat dikurangi dengan perintah stop-loss.

#6. Strategi Trading Scalping

Trader scalping membuka trading jangka pendek dalam jumlah banyak. Scalper bertujuan mencari profit kecil dari tiap trading dengan harapan semua profit kecil terakumulasi. Trader harus punya strategi keluar yang disiplin karena satu kekalahan bisa menghapuskan akumulasi profit yang didapat.

Kelebihan trading scalping:

  • Risiko menengah. Scalper tidak membuka posisi lebih dari semalam dan sebagian besar trading hanya berlangsung beberapa menit.
  • Cocok sebagai hobi. Scalping cocok untuk trader yang ingin trading secara fleksibel tapi ingin memiliki strategi trading paling akurat.
  • Banyak peluang trading. Scalper membuka beberapa trading kecil sehingga ada banyak peluang trading.

Kelehaman trading scalping:

  • Market yang terbatas. Scalping hanya berfungsi di market tertentu pada periode tertentu. Scalping membutuhkan volatilitas dan volume trading tinggi.
  • Butuh disiplin. Karena scalping mengharuskan membuka banyak posisi daripada gaya trading lain, trader harus sangat disiplin.
  • Menguras adrenalin. Memantau pergerakan harga sekecil apa pun untuk mencari keuntungan bisa menjadi aktivitas yang sangat menegangkan sehingga tidak disarankan untuk trader pemula.

Pada akhirnya, terserah trader untuk memakai strategi trading paling akurat yang mana. Tapi ada beberapa faktor penting untuk dipertimbangkan saat ingin memakai satu strategi, termasuk tipe kepribadian, gaya hidup, dan sumber daya yang tersedia.

 

Posting untuk Konsultasi dan Tanya Jawab :