Daya pikat utama dari forex yaitu trader bisa membuka trading sampai 24 jam tanpa henti. Tapi ini bukan berarti trader harus melakukannya. Jika kebetulan memilih pair EUR/USD, ada jam trading forex EUR /USD terbaik yang bisa dipilih.

Trader harusnya trading pair apapun saat sedang dalam konsidi aktif dan terdapat banyak volume transaksi yang berlangsung. EUR/USD sendiri punya jam aktif berbeda yang mana pada waktu ini menyediakan volatilitas dan likuiditas tinggi.

Dengan membuka trading di waktu yang tepat, profit dalam jumlah besar akan mudah didapat. Saat volatilitas dan likuiditas sedang tinggi, biaya spread dan komisi juga bisa ditekan. Tapi kuncinya trader harus benar-benar paham jam trading forex EUR/USD.

Tujuan utama memahami jam trading forex EUR/USD yaitu agar lebih efisien dalam menangkap pergerakan besar yang terjadi dalam satu sesi trading, yang biasanya hanya berkisar 3-4 jam saja. Itu sebabnya diperlukan kejelian dalam membaca market.

Imbas Dari Volatilitas EUR/USD

Market forex beroperasi 24 jam sepanjang hari selama satu minggu karena selalu ada market yang terbuka di zona waktu berbeda. Tapi tak semua market secara aktif menjual semua pair mata uang, jadi pair berbeda akan aktif di waktu berbeda pula.

Saat sesi Eropa terbuka untuk memulai bisnis, pair yang melibatkan euro (EUR) dan British pound (GBP) akan lebih aktif ditransaksikan. Saat amerika dan kanada terbuka untuk memulai bisnisnya, pair yang melibatkan dolar Amerika dan dolar Kanada akan lebih aktif dalam market.

Jadi jika mencari jam trading forex EUR/USD, waktu terbaik pastinya saat dua mata uang tersebut aktif. Jika mengacu pada sesi trading, tentunya saat sesi London dan New York sedang terbuka. Dua market ini buka bersama di waktu 08.00-22.00 GMT.

Untuk melihat jam trading forex EUR/USD dalam waktu lokal atau waktu dalam broker, gunakan alat berupa forex market hours. Dari sini trader bisa melihat semua waktu trading yang ada di dunia ke dalam waktu lokal.

Waktu yang Disarankan Trading EUR/USD

Waktu yang Disarankan Trading EUR/USD
Via: google.com

Chart volatilitas berdurasi 1 jam menampilkan berapa banyak pip dari EUR/USD yang bergerak selama sesi trading terbuka. Ada pergerakan signifikan terjadi yang dimulai pada pukul 07.00 dan berlanjut sampai pukul 22.00. Sekali lagi, waktu digunakan yaitu GMT.

Setelah jam tersebut, pergerakan kembali berangsur turun sehingga hanya ada sedikit pergerakan besar yang turun dan tak banyak trader yang ikut terlibat dalam market. Dengan demikian, idealnya trading EUR/USD dilakukan antara pukul 07.00-22.00 GMT.

Semisal membuka trading diluar jam tersebut, pergerakan pip tak akan cukup besar sehingga kurang bisa mengkompensasi spread dan komisi yang ditagihkan broker. Volatilitas selalu berubah tiap waktu, tapi jam paling volatile tak akan pernah berubah terlalu banyak.

Dalam hal ini, pukul 07.00-22.00 menjadi waktu paling disarankan untuk trading, terlepas apakah volatilitas harian meningkat atau tidak. Selalu ingat bahwa perbedaan waktu bisa berimbas pada jam trading forex EUR/USD di waktu lokal trader.

Waktu Ideal Trading EUR/USD

Waktu Ideal Trading EUR/USD
Via: google.com

Pukul 07.00-22.00 merupakan waktu yang disarankan sebagai jam trading forex EUR/USD karena ada pergerakan yang cukup untuk meraup profit dan menutup spread juga komisi yang ditagihkan broker. Tapi akan berbeda jika mencari jam trading forex EUR/USD yang paling ideal.

Secara ideal trader harus membuka trading antara pukul 13.00-16.00 GMT untuk mendapat profit dalam jumlah efisien. Selama periode waktu ini, trader akan melihat pergerakan paling besar yang terjadi selama satu hari. Artinya trader bisa mendapat profit maksimal dari waktu tersebut.

Ada potensi profit yang begitu besar di jam tersebut, sedang biaya spread dan komisi tak akan memberi pengaruh pada jumlah profit yang didapat. Sesi London dan New York di waktu tersebut akan berpapasan, atau overlap, dalam kurun waktu 3 jam tersebut.

Dengan demikian, akan ada volume trading tinggi yang muncul dari dua market besar di dunia. Hasilnya spread akan menjadi lebih ketat dan itu sangat menguntungkan trader.

Alasan Kenapa Harus Trading EUR/USD

Sebagai pair mata uang yang paling populer dan banyak ditransaksikan, EUR/USD banyak ditawarkan oleh broker dan berbagai trading platform. Tapi kenapa ada banyak trader yang ikut tertarik trading EUR/USD dan mengejar profit dari pair ini?

Ada banyak alasan untuk pertanyaan tersebut. EUR/USD merupakan satu di antara pair paling populer di dunia dan mempunyai kelengkapan data paling lengkap sehingga sangat bisa diandalkan. Lebih dari itu, pair EUR/USD menjanjikan likuiditas yang konsisten dibanding pair lain.

Dengan likuiditas yang stabil, EUR/USD menawarkan spread bid/ask yang rendah. Volume trading pair ini juga sangat tinggi sehingga ada banyak trader dan institusi yang terlibat. Hasilnya berupa munculnya spekulasi tinggi yang selanjutnya bisa meningkatkan volatilitas.

Baik volatilitas dan likuiditas bisa menyediakan profit besar yang dicari trader. EUR/USD juga unggul dalam ketersediaan karena semua market di dunia menawarkan pair mata uang ini. Dengan begitu, ada banyak data yang bisa diakses dan dianalisa untuk memprediksi pair ini.

Trader punya banyak alat untuk menganalisa, tersedia banyak data historis, juga banyak terbantu dengan berbagai indikator. Berbagai komunitas juga bisa memberi kemudahan terkait analisa EUR/USD, ditambah banyaknya prediksi yang melibatkan pair ini.

Risiko Trading EUR/USD

Terlepas dari banyaknya profit dan benefit yang disediakan, trading EUR/USD juga menyediakan sejumlah risiko. Misalnya, volatilitas memang bisa membantu trader meraup profit yang luar biasa besar. Tapi di satu sisi juga bisa memberi kekalahan sama besarnya.

Bahkan tak ada data historis yang bisa dimanfaatkan untuk melihat seberapa cepat perubahan harga yang terjadi, terlebih saat volatilitas tiba-tiba berubah. Trading EUR/USD dengan margin tertentu memang bisa mendatangkan profit besar, dalam ini memakai leverage.

Tapi trader juga terpapar risiko besar saat memakai leverage, apalagi EUR/USD dinilai sebagai pair dengan tingkat volatilitas dan likuiditas tertinggi. Jadi saat ingin memakai leverage, buatlah prediksi harian yang lebih akurat dan gunakan analisa fundamental dan teknikal.

Satu kelemahan lain dari pair EUR/USD yaitu terlalu banyak kompetisi. Baik trader individu dan trader institusi, semuanya sama-sama mengambil pair EUR/USD sebagai pilihan utama. Dengan begitu, trader harus melawan robot forex yang kerap dipakai trader institusi.

Trader secara manual harus menganalisa, membuat rencana trading, dan memberi respon yang tepat pada kondisi market tertentu dengan bermodal chart and indikator lain. Di sisi lain, robot forex secara otomatis akan keluar masuk market dengan parameter tertentu yang sudah diatur di awal trading.

Jika ingin mendapat profit, ada banyak faktor yang harus dilihat, dan cara trading yang benar salah satunya yaitu dengan melihat jam trading forex EUR/USD. Dengan melihat berbagai aspek tersebut, bukan tidak mungkin profit besar akan didapat hanya dengan memilih pair EUR/USD.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini