Perkembangan teknologi informasi membuat sharing informasi semakin mudah sehingga pemahaman akan trading bitcoin semakin lebih baik lagi. Di era digital ini muncul istilah bitcoin yang merupakan salah satu mata uang dalam bentuk mata uang digital (cryptocurrency).  Mata uang ini sudah mulai beredar dan digunakan secara resmi di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Taiwan, Filipina, Swiss dan beberapa negara lainnya. Namun untuk negara Indonesia sendiri belum bisa menggunakan mata uang digital ini secara resmi dalam kehidupan sehari – hari di Indonesia. Memahami bitcin ini sebelum memulai trading bticoin karena akan mengurangi resiko yang kemungkinan terjadi. Pemahaman inilah yang wajib anda pahami terutama bagi anda yang masih merasa menjadi trader bitcoin pemula. Pada kesempatan ini di artikel ini akan membahas tentang pahami sebelum memulai, inilah 6 resiko saat trading bitcoin.

Aktifitas trading bitcoin memang sepintas memiliki keuntungan yang sudah banyak orang ketahui yaitu keuntungan dari segi finansial. Kemampuan mengahsilkan pundi – pundi rupiah itulah yang membuat trading bitcoin ini mulai naik daun. Namun tidak disadari oleh banyak trader (sebutan dari orang yang menjalaankan trading bticoin) bahwa aktifitas trading bitcoin ini memiliki resiko yang perlu anda hindari. Berikuti ini penjelasan terkait pahami sebelum memulai, inilah 6 resiko saat trading bitcoin, antara lain:

  1. Harga bitcoin yang dinamis

Pergerkan harga bitcoin memang fluktuatif alias cepat berubah. Inilah yang menjadi resiko saat trading bitcoin karena perubahan harga bitcoin yang dinamis ini menyebabkan para trader harus bekerja lebih keras dalam menghasilkan analisa yang akurat. Fluktuasi harga ekstream inilah yang menjadi salahsatu resiko yang wajib anda hindari. Kemampuan analisa baik analisa teknikal maupun analisa fundamental diasah disini dalam menentukan arah pergerakan harga bitcoin.

Sebagai contohnya jika anda menjual semua bitcoin yang anda miliki maka harga pasar bitcoin tersebut akan turun. Hal ini terkait karena supply atau stock bitcoin bertamabah yang berdampak pada menurunnya nilai bitcoin. Begitu juga sebaliknya, jika anda membeli bitcoin dengan jumlah banyak maka harga bitcoin di pasar bitcoin akan semakin naik. Keadaaan ini juga disebabkanole stock bitcoin di pasar bitcoin berkurang. Kondisi seperti ini sesuai dengan teori supply and demand,. Teori ini menjelaskan ketika persediaan barang ( bitcoin) melimpah maka harganya semakin turun namun jika stock barang menipis maka nilai jual bitcoin akan semakin mahal.

  1. Dapat sanksi jika digunakan sebagai alat pembayaran

Salah satu kelemahan dari bitcoin ini adalah tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran secara resmi. Namun ada beberapa situs baik E – commerce atau situs belanja online memberikan fasilitas pembayaran dengan bitcoin. Keadaan sanksi tersebut tergantung dari kebijakan negara masing- masing. Jika negar tersebut telah menerapakan bitcoin sebagai alat sah dan resmi untuk pembayaran maka tidak ada lagai sanksi bagi yang menggunakannnya. Namun jika tidak ada ketentuan atau kebijakan dari pemerintah terkait maka kemungkinan besar ada sanksi bagai mereka yang menggunakannya sebagai alat pembayaran.

  1. Masalah legalitas

Seperti yang dijelaska pada point 2, bahwa negara – negara yang belum menerapkan bitcoin maka jika ada masyarakt di negara tersebut menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran akan dikenakan sanksi. Hal ini terkait akan masalah legalitas bitcoin di suatu negara. Untuk saat ini di Indonesia belum menerapkan bitcoin sebagai alat pembayaran karena pemerintah Indonesia belum melegalkan bitcoin  beredar di Indonesia.

  1. Mudah disalahgunakan

Salah satu resiko penggunaan bitcoin yaitu adanya potensi untuk disalahgunakan. Resiko penyalahgunaan ini bisa berupa transaaksi ilegal, pencucian uang, bahkan bisa digunakan sebagai ladang dana bagi kegiatan terorisme. Penyalahguanakan seperti inilah yang membuat beberapa negara termasuk Indonesia untuk melarang warganya menggunakan bitcoin sebagai instrumen investasi.

  1. Mudah digunakan sebagai alat untuk menipu

Kekurangan bitcoin lainnya yang bisa menjadi resiko jika anda melakukant trading bitcoin yaitu lebih mudah digunakan sebagai alat untuk menipu. Hal ini dikarenakan bitcoin merupakan mata uang digital yang tidak tampak secara fisik. Salah satu modus penipuan yang melibatkan bitcoin adalah investasi dalam bentuk cryptocurrency. Kondisi ini sering terjadi dikrenkan dengan menggunakan bitcoin maka pelaku penipuan dapat menyembunyi identitas asli dirinya. Oleh sebab itu pelaku tersebut lebih susah dilacak. Penipuan dengan modus mengunakan bitcoin ini sangat sering digunakan di berbagai negara.

  1. Aturan pajak yang belum jelas

Setiap barang atau komoditi baik itu bergerak maupun tak bergerak pasti memiliki aturan pajak yang jelas. Sebagai contoh dalam investasi emas tidak dibebankan pajak alias bebas pajak. Namun ada beberapa komoditi lain seperti rumah, mobil serta saham memiliki ketentuan pajak sekian persen. Ketentuan pajak ini belum jelas untuk bitcoin, karena pemerintah telah melarang penggunaan bitcoin ini.

Demikian penjelasan terkait pahami sebelum memulai, iniah 6 resiko saat trading bitcoin. Bagi anda yang akan memulai trading bitcoin maka sebaiknya ada pahami terlebih dahulu  resiko – resiko tersebut agar akan lebih siap baik mental maupun finansial.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*