Indeks CPI Mengalami Reversal, Sinyal Kenaikan Nilai Suku Bunga Semakin Menguat

Indeks CPI untuk Amerika mengalami rebound di bulan April, dan semakin menguatkan tindakan The Fed untuk melanjutkan kenaikan nilai suku bunga Amerika Serikat. Berdasarkan data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS, Indeks CPI naik sebesar 0.2% di bulan April dikarenakan adanya kenaikan biaya yang dikeluarkan dari sektor energi. Hasil ini menunjukkan adanya recovery dari hasil sebelumnya dimana tercatat terjadi penurunan sebesar 0.3%/

Harga-harga di sektor energi melonjak sebesar 1.1% dibulan April; hasil ini merupakan peningkatan terbesar sejak Januari 2017, dan apabila diperbandingkan dengan hasil ditahun lalu, maka peningkatan harga berada di level 9.3%.

Harga makanan secara umum naik sebesar 0.2% di bulan April dikarenakan adanya peningkatan harga sayuran segar; hasil ini sedikit mengalami penurunan dibanding hasil bulan sebelumnya di level 0.3%.

Core CPI, dimana tidak memasukkan harga-harga disektor makanan dan energi, naik tipis sebesar 0.1%, meningkat setelah hasil di bulan Maret 2017 yang menunjukkan penurunan sebesar 0.1%. Kenaikan ini tidak sesignifikan yang diharapkan; Para analis ekonomi yang disurvey memiliki ekspetasi nilai CPI secara umum naik 0.2% dan Core CPI naik sebesar 0.2% atau lebih.

Harga ditingkat konsumen dibulan ini telah mengalami kenaikan sebesar 2.2% apabila dibandingkan dengan hasil tahun lalu, turun dari kenaikan sebesar 2.4% di bulan maret (berbanding hasil maret 2016), dan peningkatan 2.7% di bulan Februari, yang merupakan peningkatan terbesar sejak Februari 2012.

Dan karenanya, Pihak the Fed mempercayai bahwa mereka dapat melanjutkan untuk menaikkan nilai suku bunga secara bertahap. Pasar telah mengantisipasi kenaikan tersebut yang akan direalisasikan pada pertemuan The Fed selanjutnya di pertengahan bulan Juni 2017. Apabila terjadi, peningkatan nilai suku bunga ini adalah yang ketiga dalam 7 bulan terakhir.

Di sektor lain, biaya sewa meningkat sebesar 3.8% dibandingkan dengan hasil tahun lalu pada periode yang sama; Hasil ini menunjukkan adanya tekanan dan/atau “bahan bakar” untuk terjadinya peningkatan nilai Inflasi di Amerika Serikat.

 

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini