Kondisi pasar di bulan februari di Inggris terlihat mengalami penurunan setelah mengalami kenaikan sebesar 1 poin dari level 55.2 di bulan Desember 2016 menuju 56.2 di bulan Januari 2017. Penurunan di bulan februari tercatat sebesar 1.7 poin dari bulan sebelumnya.

Dan tampaknya rally penurunan masih berlanjut di bulan Maret 2017 setelah dirilisnya berita Service PMI oleh IHS Markit 1 jam yang lalu.

Perkembangan industri di Inggris masih berjalan dengan tempo yang lambat melanjutkan trend sejak September 2016. Setelah peningkatan yang terjadi di awal kuartal 2016, kondisi pasar tampak kehilangan momentum, seperti yang dikatakan oleh Chris Williamson, salah satu Chief Business Economist pada IHS Markit dalam laporan yang baru saja dirilis. Depresiasi terhadap kurs GBP, meningkatnya harga bahan bakar, dan peningkatan pengeluaran perusahaan untuk karyawan turut memberikan sumbangan terhadap terjadinya inflasi harga barang di Inggris. Inflasi ini tercatat merupakan yang tertinggi sejak September 2008. Perilaku konsumen yang mulai berhati-hati dan menjaga pengeluarannya berdampak pada naiknya harga, namun perusahaan-perusahaan tetap meningkatkan harga yang dibebankan kepada konsumen untuk meningkatkan keuntungan; sebagai langkah antisipatif atas proyeksi beban usaha yang akan diterima kedepannya, setelah terjadinya perlambatan perkembangan sektor jasa.

 

Namun, optimisme sektor jasa masih tetap tinggi, mengingat adanya rencana ekspansi pada beberapa perusahaan dan diferensiasi produk yang akan dilakukan kedepan. Selain itu didukung juga dengan optimisme kekuatan pair GBP yang tidak banyak berubah setelah adanya penurunan dalam indeks PMI sejak Februari 2017. Kalangan perusahaan juga masih memiliki harapan bahwa peristiwa Brexit tidak akan banyak berdampak pada jumlah order yang mereka terima di bulan ini.

 

Dampak pada pair GBP adalah adanya penurunan nilai GBP terhadap mata uang lain. Sehingga untuk pair berawalan GBP, pola bearish akan segera terlihat; terutama pada pair GBPUSD dan GBPJPY yang telah menampakkan gerakan yang signifikan. Namun waspadai gerakan menuju kearah sideways dan selalu perhatikan tanda-tanda lahirnya momentum untuk menentukan arah trend yang akan diikuti pasar.

 

Highlight

  • Perkembangan perusahaan di Inggris berjalan dalam tempo yang lambat sejak September 2016
  • Tingkat optimisme bisnis masih tinggi
  • Inflasi harga tercatat tertinggi sejak September 2008
  • Pola bearish terbentuk di pair berawalan GBP

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*