Sistem trading forex otomatis dapat digunakan untuk semua kalangan trader, dari pemula, professional, sampai veteran. Sistem ini bisa membantu trader untuk membuat keputusan trading menjadi lebih baik. Software ini tersedia dalam berbagai variasi harga, tergantung tingkat kecanggihan.

Beberapa sistem trading forex sudah dilengkapi dengan akun demo sehingga trader punya kesempatan untuk mengenal lebih dalam keunggulan dari tiap fitur yang ada. Sistem trading otomatis merupakan program komputer yang sengaja didesain untuk menganalisa aktivitas market juga chart harga.

Software trading otomatis dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi sinyal trading, mencari mata uang terbaik, kemudian open posisi secara otomatis. Tentu saja terdapat pro dan kontra mengenai sistem otomatis ini, terutama jika melihat keunggulan dan kelemahan software otomatis ini.

Keunggulan Sistem Trading Otomatis
Sumber: moneyinc.com

Keunggulan Sistem Trading Otomatis

Untuk trader yang pro, sistem trading otomatis dapat meminimalkan imbas dari emosi yang terlibat saat dalam posisi trading. Dengan menjaga emosi tetap jauh, trader dapat berkonsentrasi sepenuhnya untuk mengikuti rencana trading. Saat order trading sudah dieksekusi, trader tak punya kesempatan lagi untuk merasa ragu dan sebagainya.

Dengan sistem trading otomatis, trader bisa terhindar dari potensi overtrade. Keunggulan lain yaitu kemampuan untuk melakukan backtesting pada strategi trading yang disusun. Backtesting memerlukan data historis market untuk mencari kemungkinan terbaik saat trading nantinya.

Saat mengembangkan sistem trading otomatis, semua perintah yang dibuat harus bernilai absolut tanpa ada ruang untuk interpretasi. Komputer melakukan secara tepat apa yang menjadi perintah trader, dan tak punya kemampuan untuk menebak-nebak.

Trader bisa menggunakan aturan ini lalu mengujinya memakai data historis tanpa harus khawatir kehilangan modal. Backtesting mengijinkan trader untuk mengevaluasi dan menemukan ide trading yang tepat, begitu juga untuk mengidentifikasi ekpekstasi yang bisa didapat dari strategi trading.

Backtesting mampu memberi gambaran berapa perkiraan profit yang bisa didapat dari satu strategi, termasuk juga kemungkinan untuk kalah. Sudah begitu, sistem trading otomatis mempunyai tingkat disiplin tinggi dan hanya berjalan sesuai aturan yang sudah diperintahkan.

Pada kebanyakan kasus, sikap disiplin akan menghilang begitu trader mendapati situasi market tak sesuai harapan sehingga menimbulkan perasaan takut kalah. Sistem trading otomatis membantu untuk memastikan sikap disiplin tetap ada sehingga rencana trading bisa tereksekusi sesuai perkiraan.

Akan jadi kekeliruan jika tak menyebut sistem trading otomatis bisa membantu mencapai konsistensi trading. Satu tantangan besar saat trading yaitu memikirkan langkah berikutnya. Meski rencana trading punya potensi tinggi, tapi trader yang abai aturan bisa menghilangkan peluang ini.

Trader harus paham bahwa tak ada rencana trading yang selalu berhasil 100% tiap waktu, dan kalah merupakan bagian pasti dari trading forex. Meski demikian, kekalahan bisa sangat menyakitkan, dan kemungkinan besar trader yang kalah berurutan secara emosional membuka trading lagi untuk mengembalikan modal yang hilang, dan bahwa trading selanjutnya mungkin saja menang.

Padahal dengan berpikir seperti ini, trader sudah merusak ekpekstasi yang dipunyai sistem. Meski di sisi lain sistem trading otomatis mampu menyediakan konsistensi untuk trader. Kelebihan lain dari sistem otomatis yaitu meningkatkan kecepatan dalam menempatkan order apapun.

Karena komputer dapat merespon secara cepat terhadap perubahan kondisi market, sistem otomatis mampu membuat order saat kriteria yang dicari dalam market sudah ditemukan. Bisa keluar masuk trading lebih cepat beberapa detik dapat memberi perbedaan besar pada hasil yang dicapai.

Saat satu posisi sudah dimasuki, semua order secara otomatis akan dibuat, termasuk proteksi berupa stop-loss dan take-profit. Trader tahu bahwa market bergerak sangat cepat, dan akan sangat menguras moral jika mendapati profit target terlewati sebelum order belum dimasukkan ke trading.

Sistem trading otomatis juga unggul dalam hal diversifikasi trading. Platform trading otomatis memberi kemungkinan trader untuk trading dengan beberapa akun sekaligus, atau strategi berbeda secara berurutan. Meski sebagai hasilnya, ada peluang meningkatnya risiko dari berbagai instrumen.

Tapi sistem trading otomatis mampu mencari peluang terbaik dari berbagai instrumen, kemudian membuat order, dan memonitor trading. Dari semua keunggulan yang ditawarkan sistem otomatis, bukan sesuatu yang mengejutkan kalau sistem ini akan tetap populer di waktu mendatang.

Kelemahan Sistem Trading Otomatis
Sumber: thebalance.com

Kelemahan Sistem Trading Otomatis

Terlepas dari semua keunggulan yang dipunyai, sistem trading otomatis tetap memiliki kelemahan yang harus diketahui tiap trader. Teori dibalik trading otomatis sebenarnya sangat sederhana: setup software, memrogram perintahnya, lalu biarkan trading dengan sendirinya.

Tapi kenyataan tak selalu merepresentasikan harapan. Sistem trading bukannya tanpa celah. Tergantung dari platform trading yang dipakai, order trading sebenarnya bisa saja tertahan dalam komputer, bukan langsung ke server. Ini dapat terjadi saat koneksi internet putus atau mengalami gangguan.

Terdapat peluang besar terjadinya ketidak-sesuaian antara order trading hasil dari strategi dan entry order yang berubah menjadi trading langsung karena komponen dalam platform. Trader harusnya belajar banyal lebih dulu tentang seluk beluk sistem trading otomatis sebelum menggunakannya.

Adalah ide bagus untuk memulai trading dengan jumlah kecil sambil menunggu proses penguasaan sistem trading. Kelemahan lain yang muncul dari sistem trading otomatis yaitu tentang monitoring. Memang menyenangkan bisa menyalakan komputer lalu ditinggal seharian untuk aktivitas lain.

Tapi sistem auto trading juga butuh monitoring. Satu sebabnya, komputer bisa saja mengalami kegagalan bersifat mekanis, misalnya karena masalah koneksivitas, listrik mati, komputer hang, atau sistem error. Sangat mungkin sistem trading mengalami anomali yang mengakibatkan hilangnya order, berubahnya order, atau bahkan order terduplikasi.

Semisal sistem selalu dimonitor, kejadian semacam ini bisa dihindari dan diselesaikan secara langsung. Sistem trading otomatis juga punya kelemahan dalam hal terlalu optimis. Ini karena sistem seolah memberi garansi kemenangan sehingga membuat trader terlalu percaya diri, padahal tidak.

Meski tak spesifik ke sistem trading yang dipakai, trader yang melakukan teknik backtesting bisa membuat strategi trading terlihat baik di atas kertas, tapi berperforma buruk di market sebenarnya. Karenanya, terlalu percaya diri merujuk pada pemaksaan kehendak yang mengklaim bahwa strategi akan berhasil saat dipakai trading.

Misalnya saja, sangat mungkin menguji satu strategi dengan hasil luar biasa memuaskan berdasarkan data historis. Dari hasil pengujian ini, trader lalu berasumsi bahwa strategi akan menghasilkan profit besar saat nantinya diterapkan pada market sebenarnya.

Tapi ada yang dilupakan dalam hal ini, bahwa uji coba yang dilakukan memakai data historis, bukan data market sekarang. Itu sebabnya, sistem trading otomatis tetap bukan suatu sistem yang sempurna, tapi lebih tepat disebut sebagai sistem yang hampir sempurna.

Meski trading otomatis mempunyai daya tarik besar untuk tiap trader karena berbagai alasan, sistem seperti ini seharusnya tak dipertimbangkan menjadi pengganti trader sesungguhnya. Kegagalan mekanis masih menjadi kendala utama, dan sistem ini tetap butuh monitoring secara terus menerus.

Platform trading berbasis server mungkin menghadirkan solusi untuk trader yang ingin mengurangi risiko terkait kegagalan mekanis. Tapi para professional tetap menyarankan agar trader memakai sistem hybrid, yaitu perpaduan sistem trading manual dan otomatis untuk mendapat hasil yang lebih baik.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*