Dalam beberapa kali kesempatan terlihat jelas bahwa pergerakan mata uang dapat begitu fluktuatif karena adanya kebijakan suku bunga yang ditetapkan bank sentral. Dengan begini stabilitas ekonomi dan harga secara langsung dipengaruhi oleh adanya kebijakan suku bunga bank sentral yang otomatis merupakan kebijakan moneter. Ini kemudian menimbulkan pertanyaan di kalangan trader pemula, bagaimana sebuah kebijakan bank sentral mempengaruhi sebuah pergerakan mata uang dan bagaimana pengaruhnya terhadap analisa forex.

Seperti halnya badan ataupun perusahaan lainnya, bank sentral beroperasi dengan dipimpin oleh Gubernur yang bisa dikatakan adalah suara utama dari benk sentral yang mempunyai tugas utama untuk menentukan dan menyampaikan mengenai arah kebijakan moneter ke pasar. Inilah mengapa saat Jannet Yellen yang merupakan Gubernur The Fed (Bank Sentral AS) menyampaikan pandangannya mengenai kebijakan kenaikan suku bunga akan dinantikan oleh semua trader di seluruh dunia.

Ini sangat penting bagi para trader dimanapun mengingat penguatan ataupun pelemahan mata uang sangat berpengaruh dari naik atau turunnya suku bunga.

Pentingnya kebijakan ini kini dipermudah dengan mudahnya mendapatkan berbagai informasi mengenai pernyataan pemimpin bank sentral, seperti Jannet Yellen (Bank Sentral AS / The Fed) ataupun Mario Draghi (Bank Sentral Eropa). Apapun pernyataan yang mereka ungkapkan akan mempengaruhi pasar secara langsung terhadap mata uang yang bersangkutan, karena pernyataan mereka ini bisa menjadi sebuah alasan di balik keputusan tingkat suku bunga yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan juga prediksi mengenai perubahan ekonomi yang akan terjadi beberapa waktu ke depan.

Sejauh ini hanya tv berlangganan berbayar saja yang menanyangkan pidato dari para pemimpin bank sentral ini, seperti Bloomberg TV ataupun CNBC, tapi kalau anda melewatkannya atau tidak mempunyai akses ke tv langganan berbayar tersebut anda bisa menyimak mengenai hasilnya atau live report di website mereka ataupun website keuangan terkemuka dunia, salah satunya adalah marketwatch.

Yang harus dilakukan para analis dan trader forex saat mendengarkan pidato dari para pemimpin bank sentral ini adalah segera mencerna berbagai pernyataan yang keluar karena apapun yang mereka katakan akan sangat berhubungan dengan perlemahan ataupun penguatan mata uang melalui naik, turun atau tetapnya suku bunga. Kebanyakan dari mereka ini akan sangat bereaksi kalau terjadi kenaikan suku bunga yang tidak seperti ekspektasi dan biasanya akan terjadi lonjakan atau fluktuasi harga yang sangat besar.

Walaupun di tengah perjalanan para pengambil kebijakan bank sentral dapat merubah keputusannya ataupun berubah pikiran namun saat ini bank sentral semakin transparan dan mempermudah para trader untuk memperkirakan kemana arah kebijakan yang akan diambil oleh bank sentral.

Disaat seperti ini volatilitas pasar akan meningkat secara drastis dan tidak jarang harga akan terseret jauh membuat banyak pending order akan bergeser jauh dari tempat yang semestinya.

HAWKISH VS DOVISH

Pernahkah anda mendengar kedua istilah ini? Ini adalah sikap dari para pejabat bank sentral yang menilai kondisi ekonomi pasca rilisnya pernyataan dari pemimpin bank sentral. Hawkish adalah sikap para pejabat bank sentral yang mendukung kenaikan suku bunga dalam menghadapi inflasi, walaupun kenaikan suku bunga dalam kondisi lamban nya pertumbuhan ekonomi dan tidak didukung dengan baiknya kondisi sektor lapangan pekerjaan.

Sedangkan dovish adalah kebalikannya, dimana kondisi pertumbuhan ekonomi lebih diperhatikan oleh para pejabat bank sentral yang mendukung baiknya lapangan pekerjaan daripada memutuskan untuk mendukung kenaikan suku bunga. Sikap tidak agresif juga ditunjukkan terkait dengan sebuah peristiwa ekonomi tertentu.

Namun ada juga yang bersikap netral atau berdiri di tengah tengah sikap hawkish dan dovish. Tapi biasanya saat keadaan pasar mulai berubah ekstrim biasanya mereka memperlihatkan kemana mereka bergerak, entah itu hawkish atau dovish.

Dalam menghadapi berita ini sebaiknya trader harus berhati hati dan usahakan hindari memasang pending order baik itu buy stop, sell stop, buy limit, sell limit, take profit ataupun stop loss, karena biasanya yang terjadi adalah lompatan harga yang membuat semua pending order akan berubah ke posisi terbaru dimana harga berlaku setelah lompatan.

Kalau saat terjadi lompatan yang bergeser adalah take profit maka anda akan mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, namun bagaimana kalau yang bergeser adalah stop loss?

Tetap waspada dalam trading akan membuat trading anda aman.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*