Begitu banyak inovasi charting buatan Jepang, satu di antaranya yaitu indikator renko. Tak seperti indikator kebanyakan, renko punya cara tak biasa dalam hal membaca perubahan harga. Chart harga pada umumnya mengeplot harga untuk tiap unit waktu secara khusus.

Di sisi berbeda, chart renko hanya berisi khusus harga, bukan waktu, dan hanya menampilkan perubahan haga untuk besaran minimal tertentu sesuai yang diatur. Perubahan harga yang tak sesuai parameter kemudian akan disaring dan dihilangkan.

Filter indikator renko akan mengacuhkan pergerakan harga kecil untuk menjaga fokus pada pergerakan yang signifikan saja, dan tentu saja bisa membantu menghilangkan noise market. Ini tentu saja berbeda dari kebanyakan platform charting yang ada saat ini.

Dengan indikator lain, trader akan menerima bar harga terbaru seiring waktu berjalan. Tapi dengan indikator renko, trader hanya akan mendapat bar terbaru jika pergerakan harganya memenuhi parameter yang sudah ditentukan di awal saat melakukan pengaturan.

Satu contoh mudah, trader bisa mengatur sebesar 20 pip sebagai pergerakan signifikan untuk pasangan mata uang GBP/USD, dan apapun yang ada di bawah nilai tersebut akan diacuhkan. Chart renko berbentuk seperti blok (juga dikenal sebagai bata) untuk menilai suatu pergerakan.

Jadi jika memakai chart renko dengan ukuran blok senilai 20 pip, maka trader hanya melihat pergerakan 20 pip ke atas saja, yang mana cukup signifikan. Dengan demikian, trader akan lebih siap untuk mengenali tren, termasuk juga mengidentifikasi level resistance dan support.

Menggunakan Indikator Renko

Tersedia banyak pilihan indikator di platform trading modern yang kini banyak beredar. Meski begitu, indikator renko tak termasuk salah satu indikator bawaan yang dibawa sebagai paket lengkap indikator. Jika semisal ingin memakai indikator renko, trader harus menginstall sendiri lewat indikator kustom.

Indikator kustom umumnya adalah indikator yang dibuat pengguna, dalam hal ini trader atau institusi lain, memakai bahasa pemrograman MQL4. Cepatnya penyebaran indikator renko dipengaruhi oleh faktor penggunanya, terutama karena bisa dikustom sesuai gaya trading yang dianut.

Dengan demikian, performa dan kualitas yang dihasilkan indikator renko seringnya berbeda satu sama lain karena tak punya standar, juga tergantung bagaimana cara trader memanfaatkannya. Lalu bagaimana cara mencari chart renko terbaik untuk keperluan trading?

Pertimbangannya bukan berdasarkan pada seberapa banyak diulas ataupun dipakai banyak trader, tapi lebih pada sumber terpercaya yang menyediakan indikator tersebut. Untuk mengantisipasi potensi penipuan atau hal buruk lain, pastikan membaca ulasan plus minus dari indikator renko yang ditawarkan.

Karena tak punya standar baku, beberapa kelengkapan fitur yang ditawarkan juga beda, termasuk news feed dan alat simulatornya. Tapi jika sudah menemukan satu yang dianggap tepat lalu menginstalnya, indikator renko umumnya ada di dalam folder indikator kustom.

Klik ganda pada indikator untuk menjalankannya, dan akan muncul jendela pengaturan untuk mengatur parameter. Barangkali satu setingan penting yang harus diperhatikan saat mengatur indikator renko yaitu ukuran blok dan warna yang akan digunakan membedakan blok naik dan blok turun.

Nilai default untuk ukuran satu blok yaitu 10 pip, dan ini yang nantinya ditampilkan pada chart. Warna default yaitu biru (atau hijau) untuk blok naik, dan merah untuk blok menurun. Warna tersebut bisa disesuikan agar lebih mudah diamati dan dianalisa.

Pada setingan default, blok warna biru akan muncul jika harga bergerak naik dengan jumlah spesifik, dalam hal ini 10 pip. Sebaliknya, blok warna merah akan terlihat jika pergerakan harga menunjukkan penurunan, dengan catatan penurunannya lebih dari 10 pip.

Akan muncul garis horisontal putus-putus di sebelah kanan chart yang merupakan petunjuk prediksi sejauh mana harga akan bergerak hingga membentuk blok baru. Dari sini bisa terlihat bagaimana chart renko menyediakan informasi secara lebih sederhana daripada candlestick normal.

Sebagai informasi, banyak jenis indikator renko yang tak membolehkan trader untuk mengeplot chart renko langsung di chart harga biasa. Tapi ini bisa menjadi keuntungan sendiri, karena trader bisa melakukan perbandingan langsung dengan melihat dua chart berbeda, satu chart utama dan satu lagi chart renko.

Melihat Candle Renko Dalam Chart Terpisah

Cara lain untuk melihat informasi yang disediakan indikator renko secara detil yaitu membuatnya sebagai chart terpisah dari chart utama. Dibutuhkan sejumlah langkah untuk melakukannya. Dalam hal ini, platform trading yang digunakan yaitu MetaTrader 4.

Pertama masukkan indikator renko ke dalam chart, misalnya ingin menggunakan pasangan mata uang EUR/USD. Waktu dari chart bukan suatu yang penting, karena trader nantinya akan membuat chart terpisah. Semua setingan chart baru ini akan diambil dari nilai yang dimasukkan ke chart renko.

Trader bisa mengubah renko dari daftar indikator (bisa diakses dari tab ‘chart’), gulir ke bawah hingga menemukan seksi ‘offline chart’. Trader harus mengisi beberapa jumlah periode offline chart yang harus berbeda dari chart atau time frame utama pada platform trading.

Tapi harus di catat bahwa, trader perlu mengklik tombol candlestick (atau shortcut ALT+2) untuk membuatnya terlihat di atas. Pada chart renko, blok berwarna putih solid mewakili pergerakan menurun dari parameter yang diatur, sementara blok kosong mewakili pergerakan naik. Ini merupakan tampilan standar renko, yaitu blok atau bata dengan ukuran identik yang membentuk pola zigzag.

Strategi Trading Dengan Indikator Renko

Sesuai fungsi dasarnya, chart renko sederhananya bisa membuat mudah trader untuk melihat kondisi terbaru dari market. Sebagai contoh, urutan blok yang bergerak turun akan membuatnya mudah diidentifikasi bahwa market sedang ada pada posisi tren menurun.

Satu strategi sederhana untuk mencoba mengikuti tren yaitu dengan memanfaatkan tiap blok sebagai sinyal arah. Blok naik bisa dimanfaatkan untuk melihat sinyal beli, sedang blok menurun mewakili sinyal jual. Tentu saja penerapannya bisa lebih diperluas lagi, tergantung strategi dan rencana.

Menggunakan Indikator Renko Untuk Melihat Pergerakan Harga Ekstrim
Via: google.com

Satu contoh, pada chart renko EUR/USD berdurasi 19 menit di atas, sudah ditambahkan indikator lain berupa moving average (MA) periode 10. MA kemudian membaca kembali nilai renko, dalam hal ini 10 blok renko, bukan 10 menit dari durasi 19 menit.

Dari sini bisa diketahui, trader bisa memakai kombinasi MA dengan blok renko untuk menghasilkan sinyal trading. saat blok renko turun di bawah nilai MA, ini bisa dimanfaatkan sebagai sinyal jual. Tapi saat menembus di atas MA, ini bisa diartikan sebagai sinyal beli.

Tak diragukan lagi kalau indikator renko merupakan alat teknikal paling bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan. Manfaat paling dasar dari indikator renko yaitu mampu menunjukkan pergerakan signifikan dari market. Seberapa besar manfaat yang didapat akan bergantung pada rencana trader.

Semisal ingin mencoba setingan yang berbeda-beda dari indikator renko, trader nantinya bisa mendapat efektivitas lebih dalam pemanfaatannya. Langkah terbaik untuk mencoba-coba tentunya lewat akun demo, yang mana sudah terbukti tak memberi risiko apapun.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini