Data ekonomi seringnya menjadi katalisator paling penting untuk pergerakan jangka pendek pada market forex. Tak hanya data ekonomi dari Amerika saja, yang mana pecahan uang dolar paling banyak digunakan trading, tapi juga dari belahan bumi lain.

Dengan setidaknya ada delapan uang mayor sudah tersedia di banyak broker, pasti selalu ada data ekonomi yang bisa dimanfaatkan trader untuk mengambil keuntungan dari salah satu mata uang mayor tersebut. Secara umum, sedikitnya ada tujuh jenis berita yang dirilis tiap hari.

Data tersebut umumnya berasal dari negara yang memiliki mata uang mayor, atau negara lain yang juga memakai pecahan uang tersebut. Jadi, untuk trader manapun yang memilih trading berita, ada banyak profit tersedia dalam market jika mau mengamatinya.

Pecahan Mata Uang Apa yang Harus Jadi Fokus Trader?

Saat berita ekonomi dirilis, ada beberapa pecahan mata uang yang harus menjadi fokus trader. Pecahan ini umumnya dimiliki negara besar yang memang punya pengaruh signifikan dalam aspek ekonomi. Seperti yang disebut, setidaknya ada delapan negara, antara lain:

  1. Dolar Amerika (USD)
  2. Euro (EUR)
  3. Pound Inggris (GBP)
  4. Yen Jepang (JPY)
  5. Franc Swiss (CHF)
  6. Dolar Kanada (CAD)
  7. Dolar Australia (AUD)
  8. Dolar Selandia Baru (NZD)

Beberapa contoh pasangan mata uang paling aktif mengacu pada pecahan di atas:

  1. EUR/USD
  2. AUD/USD
  3. USD/JPY
  4. EUR/CHF
  5. GBP/JPY
  6. CHF/JPY

Seperti yang bisa dilihat dari daftar tersebut, trader bisa membuka trading di semua bagian dunia. Itu berarti trader bisa memilih mata uang tertentu dan jenis berita eknomi yang menarik perhatian. Tapi aturan paling umum, karena dolar Amerika hampir ditransaksikan di semua market, rilis berita ekonomi Amerika lebih memberi efek ke market.

Trading berita sebenarnya lebih sulit daripada yang didengar. Bukan hanya karena laporan konsesi begitu penting, tapi juga karena banyak beredar angka tak resmi yang umumnya masih berupa prediksi dan juga revisi. Selain itu, satu jenis berita kadang mempunyai tingkat kepentingan berbeda.

Kapan Berita Ekonomi Dirilis?

Kapan Berita Ekonomi Dirilis?

Tingkat kepentingan berita diukur dari signifikansi negara yang merilis berita dan keterkaitan berita dengan faktor lain yang juga dirilis diwaktu bersamaan. Tabel tersebut merupakan perkiraan waktu kapan data penting terkait ekonomi dirilis oleh tiap negara.

Tabel juga menyertakan waktu khusus di mana trader harus melakukan pengamatan lebih dalam ke market jika punya rencana membuka trading berita yang baru rilis. Sekali lagi, tingkat kepentingan berita selalu berbeda satu sama lain, meski itu dari satu negara yang sama.

Apa Saja Isi Rilis Berita Ekonomi?

Saat trading berita, trader harus paham berita mana yang diperkirakan akan keluar dalam waktu dekat. Lalu, penting juga untuk mengetahui berita mana yang dinilai paling penting. Secara umum, berita ekonomi yang dirilis negara umumnya mencakup beberapa aspek, seperti:

  1. Rasio suku bunga
  2. Kinerja perusahaan
  3. Rasio inflasi
  4. Rasio penyerapan tenaga kerja
  5. Tingkat produksi dalam negeri
  6. Sentimen bisnis
  7. Tingkat kepercayaan konsumen
  8. Keseimbangan pasar dagang

Tergantung kondisi ekonomi negara saat berita dirilis, tingkat pentingnya berita selalu berubah sesuai kondisi. Satu contoh, rasio penyerapan tenaga kerja mungkin lebih penting daripada suku bunga, misalnya. Itu sebabnya, trader harus fokus untuk melihat jenis berita apa yang paling penting saat itu.

Berapa Lama Efek Berita Ekonomi Berlangsung?

Menurut studi tahun 2004, reaksi market terhadap berita ekonomi bisa berlangsung hingga beberapa jam sampai beberapa hari dari saat berita sudah dirilis. Studi juga menemukan fakta bahwa efek paling kuat ada di hari pertama dan kedua, lalu mulai menurun hingga hari ke empat. Walau pada hari ke tiga dan ke empat masih terlihat trader yang masik aktif memberi order tertentu pada mata uang terkait.

Bagaimana Cara Trading Berita?

Data ekonomi menjadi faktor penggerak market jangka pendek paling kuat. Cara trading berita paling sering digunakan trader yaitu dengan trading berdasarkan harga konsolidasi di awal sebelum berita diumumkan, dan trading breakout setelah berita dirilis.

Terdapat beberapa pilihan exotic options yang bisa dipilih trader untuk menangkap breakout saat periode volatilitas masih dalam titik tertinggi tanpa harus takut terkena potensi pembalikan. Tapi ini kembali lagi ke trader, apakah ingin trading berita sebelum atau sesudah dirilis.

Seperti yang sudah disinggung, dua cara yang paling sering digunakan trader yaitu dengan melihat periode konsolidasi sebelum angka-angka dalam berita diumumkan, atau dengan trading breakout saat berita sudah dirilis ke publik oleh pembuat kepentingan, bisa negara atau korporasi.

Cara tersebut sangat efektif untuk trading berbasis jangka pendek, yaitu hanya dalam satu hari (dua sesi). Satu contoh bisa dilihat dari gambar di bawah. Setelah sempat terlihat lesu di bulan September, market terlihat mulai mengalami kenaikan di bulan Oktober saat berita dirilis di bulan ini.

Bagaimana Cara Trading Berita?
Via: google.com

Pada 17 jam sebelum berita dirilis, pasangan EUR/USD terlihat mempunyai kisaran pergerakan yang ketat sekitar 30 pip. Sebagai gambaran, pip di sini diartikan sebagai hitungan terkecil dari pergerakan mata uang dalam market forex. Karena kebanyakan mata uang dihargai dengan empat angka desimal, perubahan terkecil ada pada poin desimal terakhir.

Untuk trader berita, kondisi market tersebut menyediakan peluang bagus untuk melakukan trading breakout, tertutama karena kemungkinan terjadinya pergerakan tajam di saat tersebut. Tapi seperti yang sudah disebut sebelumnya, trading berita itu lebih sulit daripada yang dibayangkan.

Kenapa? Alasan utamanya justru terletak pada volatilitas. Itu berarti, volatilitas dalam hal ini tak ubahnya seperti pedang bermata dua. Bahkan trader sangat mungkin dipaksa keluar dari market meski sudah mengambil langkah awal yang bagus karena kurang momentum, misalnya.

Bagaimana Cara Agar Order Tak Tersentuh Oleh Volatilitas Tinggi?

Untuk menangkap breakout saat volatilitas sedang tinggi tanpa takut terkena risiko pembalikan yaitu dengan trading forex options. Berbagai broker berbeda umumnya menawarkan exotic options yang secara umum mempunyai penghalang supaya tak terkena imbas dari volatilitas tinggi.

Profit atau tidaknya akan bergantung apakah level tersebut tersentuh atau tidak. Besaran profit sudah ditentukan di awal, dan harga dari tiap options akan didasarkan pada profit. Dalam hal ini, dikenal beberapa tipe exotic options yang bisa dipilih trader sesuai kondisi market.

Tapi seperti yang bisa dilihat, market sangat rentan pada pergerakan jangka pendek yang dihasilkan oleh rilis berita ekonomi, baik dari Amerika atau negara kuat lain. Jika ingin sukses trading berita dalam market forex, kuncinya yaitu dengan mengetahui perkembangan berita apa yang akan dirilis.

Trader harus tahu kapan dirilis, jenis berita apa yang dianggap paling penting, juga paham bagaimana caranya trading berdasarkan data pergerakan market. Beberapa exotic options tersedia untuk trader yang ingin menangkap breakout saat volatilitas sedang tinggi. Poin penting jika ingin trading berita, ikuti perkembangan berita lalu lakukan riset.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini