Setiap bidang usaha pastinya memiliki istilah tersendiri, tidak terkecuali pada forex. Trader pemula biasanya mengalami kesulitan menghafal istilah yang digunakan dalam trading forex. Ditambah banyak broker yang biasanya memiliki istilah tersendiri dalam menyebut kondisi tertentu.

Meski demikian, masih terdapat kesamaan istilah yang dipakai broker guna mendapat pemahaman sama. Dengan kondisi pasar yang dinamis, apapun bisa terjadi pada trading forex. Jika modal yang dikeluarkan ternyata habis dan jumlah dana dalam akun tidak cukup untuk open posisi, maka otomatis transaksi akan terkena margin call.

Istilah Dalam Margin Call

Istilah margin call merujuk pada sejumlah modal yang diperlukan trader untuk membuka transaksi pada market forex. Bisa dikatakan bahwa margin merupakan jaminan yang diperlukan broker. Kondisi margin call terjadi ketika broker menutup aktifitas trading secara paksa demi menjaga kerugian tidak bertambah.

#1. Margin awal

Dalam hal ini, margin diartikan sebagai jaminan dari transaksi yang dilakukan oleh trader. Ketika trader melakukan open posisi dengan modal USD 100, maka margin awal yang dibutuhkan adalah USD 100. Ini diperlukan untuk menjamin jika tren yang ditunjukkan oleh pergerakan mata uang ternyata tidak sejalan.

Pada intinya, margin awal adalah uang yang diperlukan sejumlah modal yang digunakan untuk open posisi pada market. Selain juga digunakan untuk mencegah kerugian, margin call juga akan melihat jumlah dana yang tersimpan dalam akun trader.

#2. Free margin

Jika trader memiliki jumlah dana dalam akun sebesar USD 500 dan kemudian modal yang digunakan untuk masuk dalam market adalah USD 100, maka free margin yang dipunyai adalah USD 400. Angka USD 100 kemudian dipakai untuk open posisi.

Dengan penjelasan yang demikian, definisinya sedikit berbeda dengan perngertian margin awal. Sebelum memasuki trading, trader harus melakukan deposit sejumlah dana untuk membeli pair mata uang. Free margin merupakan sisa dana dalam akun setelah digunakan untuk modal open posisi dalam trading forex.

#3. Margin level

Jika broker menetapkan margin lever sebesar 5%, maka jika total dana yang berada dalam akun trader tinggal 5% dari modal, maka secara otomatis broker akan menutup satu persatu transaksi yang dilakukan oleh trader. Dengan begitu, kerugian dapat diminimalisir.

Sistem ini biasanya digunakan pada platform trading seperti MetaTrader. Besaran margin level biasanya ditentukan oleh broker, bukan pada dana yang masih tersimpan dalam akun trader. Margin call diperlukan dalam sebuah perdagangan mata uang asing demi mencegah kerugian yang akan diderita oleh trader.

#4. Usable margin dan used margin

Ketika trader membuka posisi dalam market biasanya memerlukan dana melalui deposit sejumlah uang ke dalam akun. Sebagai contoh, trader deposit ke dalam akun sebesar USD 500, lalu kemudian open posisi senilai USD 100 atau yang biasa disebut dengan used margin.

Sisa dana yang tersisa dalam akun akan berjumlah USD 400, dan inilah yang disebut dengan usable margin. Jika kerugian mencapai angka USD 400, maka trader akan mendapatkan margin call secara otomatis dari broker. Kedua jenis margin ini sebenarnya masih termasuk dalam jenis margin awal.

Usable margin juga dapat berfungsi sebagai jaminan ketika sedang memasuki market forex. Dengan adanya usable margin, broker berani memberikan fasilitas leverage pada trader untuk dapat bertransaksi di atas used margin yang digunakan.

Istilah Lain Dalam Trading Forex

Karena begitu banyaknya istilah yang dipakai dalam trading forex, tidak mudah bagi trader baru untuk menghafalnya dalam waktu yang relatif singkat. Namun seiring waktu, trader baru dengan sendirinya akan mengerti kapan menggunakan istilah seperti buy, sell dan lainnya.

#1. Short & long

Aktifitas utama dalam trading forex yaitu jual beli mata uang asing dan mengharapkan selisih dari keduanya untuk mendapat keuntungan. Pada istilah yang lazim dipakai, aktifitas jual beli disebut short (jual) dan long (beli). Order long biasa diterapkan saat grafik market akan naik sehingga trader membeli.

Saat harga sudah mencapai puncak maka trader bisa menutup posisi lalu mendapat profit. Sebaliknya, jika grafik turun maka trader harus sell dan tutup posisi saat harga rendah. Istilah buy masih memiliki turunan yang banyak seperti buy limit dan buy stop. Begitu juga pada istilah sell, ada sell limit dan sell stop.

#3. Leverage

Dalam aktifitas trading ada istilah leverage yang memungkinkan trader bertransaksi jauh di atas nilai depositnya. Istilah ini mengacu pada bantuan dana yang dipinjamkan broker untuk trader agar bisa melakukan transaksi meski dengan modal yang kecil.

Secara umum, kisaran perbandingan leverage adalah 100:1. Yang artinya, hanya dengan modal USD 10 trader dapat bertransaksi hingga USD 1.000. Sudah terbayangkan berapa profit yang bisa didapat jika prediksi pergerakan searah, namun jika prediksi salah, bisa dibayangkan juga berapa loss yang harus ditanggung.

Semakin besar nilai leverage yang diambil, maka semakin besar resiko kerugian yang akan dialami. Saat pergerakan mata uang tidak sejalan dengan prediksi trader, akan ada kemungkinan trader mengalami loss lebih banyak karena berlakunya sistem leverage.

#3. Open

Merupakan harga awal yang ditampilkan pada grafik candlestick untuk memulai trading forex. Harga baru biasanya muncul pada saat chart baru dimulai. Dalam pengertian lain, open didefinisikan saat trader membuka trading baru dalam market.

#4. Close

Istilah merujuk pada harga yang ditampilkan dalam grafik pada periode tertentu, kemudian trader menutup posisi trading. Dengan kata lain, nilai yang muncul pada candlestick saat time frame berakhir akan dijadikan pertimbangan untuk menutup posisi.

#5. Pair

Sebutan yang merujuk pada pasangan mata uang yang akan diperdagangkan dalam market forex. Misalnya GPB/USD, EUR/USD, JPY/USD.

#6. Pip

Merupakan satuan yang menjelaskan angka yang menggambarkan selisih harga jual dan harga beli yang menjadi keuntungan trader. Secara umum, pip juga bisa disebut dengan poin.

#7. Lot

Adalah satuan kontrak dari broker dalam tiap transaksi yang dijalankan. Nilai 1 lot selalu berbeda pada tiap broker namun standarnya USD 10.

#8. Spread

Merupakan definisi dari selisih poin antara bid dan ask atau harga jual dan harga beli, hampir sama dengan pengertian pip dalam trading forex.

#9. Stop loss

Perintah yang digunakan untuk membatasi kerugian pada angka tertentu sesuai yang diinginkan. Fitur ini berguna jika ternyata tren pergerakan market berlawanan arah dengan prediksi.

#10. Trailing stop

Merupakan fasilitas yang diberikan oleh broker bagi para trader agar secara otomatis dapat mengubah stop loss menjadi profit dalam jumlah tertentu, tergantung batasannya.

#11. Balance

Menunjukkan jumlah keseluruhan dana yang ada dalam suatu akun saat ini. Angka yang ditunjukkan oleh balance otomastis terupdate setelah transaksi ditutup.

#12. Pending order

Istilah ini digunakan untuk membuat transaksi tereksekusi jika nilai mata uang yang diatur sesuai dengan pergerakan harga pada market.

#13. Time frame

Merupakan satuan waktu yang ditampilkan dalam satu halaman chart untuk menggambarkan arah pergerakan harga mata uang.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*