Sangat bisa!

Bahkan hanya dengan trading forex modal 100 ribu, trader bisa membuat profit senilai jutaan dalam satu kali trading. Satu yang menarik dari forex yaitu fakta bahwa trader tak perlu punya modal banyak untuk bisa trading. Ini jelas jauh berbeda dari market finansial lain.

Pada market saham misalnya, trader diharuskan menempatkan modal dalam jumlah besar sebagai jaminan akun, tapi market forex tak memerlukan ini. Berkat leverage dan sistem trading harian, trader dengan jumlah modal kecil bisa memulai trading secara efisien.

Mungkinkah Trading Forex Modal 100 Ribu?

Tentu saja, sukses dan tidaknya trading akan bergantung pada sejumlah faktor, dan modal awal trading hanya satu dari sekian elemen yang berpengaruh. Tapi idealnya, untuk mendapat profit yang layak, trader juga harus punya modal yang cukup.

Modal trading yang layak bisa memastikan bahwa trader punya cukup dana untuk memulai suatu trading yang kemudian bisa dialokasikan untuk membuka posisi dan margin akun terjaga. Pernyataan ini kemudian mengarah pertanyaan, berapa modal yang diperlukan untuk trading?

Jawabannya beragam, bahkan trading forex modal 100 ribu saja sudah bisa dilakukan. Tapi jika ada trader lain mengatakan bahwa trader harus punya jumlah modal tertentu, berarti mereka bohong. Jumlah modal trading sebenarnya ditentukan banyak faktor.

Beberapa faktor yang dimaksud seperti ekspektasi profit yang bisa didapat, risiko yang ingin diambil, juga strategi trading yang dipakai. Tentu saja trader bisa membuka trading forex modal 100 ribu, atau bisa juga membawa modal 1 juta. Semua terserah trader.

Manajemen Risiko

Saat membuka trading, prinsip dasar manajemen risiko harus diutamakan. Itu berarti trader harus mengikuti aturan dan tetap berpegang pada rencana yang sudah dibuat. Satu contoh, misalnya trader hanya mengambil risiko trading sebesar 2%.

Prinsipnya berarti trader harus menjaga risiko di bawah 2% tiap membuka trading. Risiko 2% kemudian bisa dipilih, apakah digunakan untuk satu trading saja atau keseluruhan trading yang dilakukan dalam satu hari. Garis besarnya, tak masalah berapa kali trading yang diambil, risiko tak boleh melebihi 2%.

Satu contoh, jika trading forex modal 100 ribu, itu berarti trader tak boleh mengambil risiko lebih dari Rp. 2,000 rupiah untuk tiap kali trading. Apakah ini mungkin? Sangat mungkin, apalagi jika memakai mikro lot. Tapi trading dengan mikro lot memberi kesulitan sendiri secara psikologis.

Trading dengan risiko Rp. 2,000 bisa diartikan trader hanya akan mendapat Rp. 4,000 rupiah jika mengikuti aturan 1:2. Tapi ini bukan satu-satunya hambatan yang muncul. Trader juga bisa menjadi kurang sabar sehingga menghasilkan loss lebih banyak dari 2%.

Dari sini bisa dipahami kalau trading forex modal 100 ribu dengan target menjadi sukses akan butuh kerja keras dan kesabaran tingkat ekstra, yang mana merupakan sikap yang kebanyakan tak dimiliki trader pemula. Jadi ini perlu diperhatikan betul.

Manajemen risiko memang terlihat mudah dalam kertas. Tapi jika dibenturkan dengan realita, trader hanya memberi risiko Rp. 2,000 untuk mendapat Rp. 4,000. Teruntuk trader yang memimpikan sukses, modal kecil kadang justru bisa menjadi penghalang sendiri.

Jadi, Berapa Modal Ideal Untuk Trading?

Tak ada standar jawaban untuk pertanyaan ini. Jadi seperti yang sudah disebut, trader bisa saja trading forex modal 100 ribu atau 500 ribu. Bagaimanapun juga, trader harus menjaga fokus terhadap berapa banyak profit yang diekspektasikan saat memberikan sejumlah risiko lewat modal trading.

Cara terbaik untuk mengetahui berapa modal ideal yaitu dengan melihat rasio profit dan loss. Rasio ini merujuk pada profit yang didapat saat mengambil risiko dengan besaran tertentu dari investasi. Ada satu konsep umum dalam dunia investasi, semakin banyak mengambil risiko, semakin besar profit yang bisa didapat.

Tapi trader seharusnya menutup mata saat mencoba mengikuti prinsip ini, tapi harus mengaplikasikan dengan lebih subjektif. Dalam rangka menentukan jumlah modal trading yang tepat, yang musti dilakukan pertama yaitu membuat estimasi profit yang bisa didapat.

Dari poin awal ini, trader kemudian bisa menghitung jumlah modal yang ingin digunakan untuk trading. Tapi selalu ingat bahwa uang yang dipakai untuk modal forex merupakan sejumlah uang yang memang berisiko besar hilang, itu sebabnya jangan mengambil dari dana lain.

Mayoritas trader melakukan kesalahan dengan mengambil alokasi dana lain untuk modal trading, yang selanjutnya bisa menyebabkan kejatuhan secara finansial. Karenanya, jangan pernah trading dengan uang dengan uang simpanan.

Risiko merupakan bagian pasti dari trading, termasuk dengan leverage. Jadi langkah selanjutnya yaitu memilih leverage yang ideal. Leverage berguna untuk melipat ganda posisi trading, tapi jika tidak dipakai secara bijak, leverage bisa menyebabkan loss besar.

Leverage dan manajemen risiko ibaratnya sebelas duabelas, dan dari sinilah trader menentukan modal trading yang akan dipakai. Fokus pada ukuran lot juga membantu. Secara umum broker mensyaratkan trader untuk menjaga margin saat trading dengan leverage.

Tapi trader harus memastikan bahwa masih ada cukup modal untuk menjaga margin dan punya cadangan dana untuk menjaga akun. Misalnya, jika broker mensyaratkan margin 1%, itu berarti trader tak hanya harus mengalokasikan 1% modal, tapi juga punya dana cadangan untuk menutup risiko.

Rekomendasi Modal Ideal Untuk Trading

Semisal dibuat rata-rata, modal trading yang direkomendasikan yaitu USD 500 sampai USD 1,000. Nominal ini merupakan modal ideal dan leverage yang digunakan bisa bervariasi hingga 1:100. Dengan nominal ini, trader bisa membuka trading secara aktif dan layak.

Memang benar bahwa trader bisa membuka trading forex modal 100 ribu, tapi ini belum cukup layak jika ingin mengejar profit maksimal. Memakai leverage tinggi hanya membuat trader semakin rentan terekspos risiko, meski masih bisa dihindari jika mau menerapkan disiplin tinggi dan sabar.

Tapi mayoritas trader akan mengalami satu fase kalah yang bisa menyebabkan modal trading habis. Penyebabnya bisa diperkirakan dengan mudah, antara leverage yang terlalu tinggi, mengacuhkan manajemen risiko, dan perilaku yang kurang tepat dalam market.

Idealnya, trading dengan modal yang sudah direkomendasikan di atas dengan leverage yang tepat bisa membantu trader membangun reputasi sebagai trader sukses. Tapi untuk bisa sampai tahap ini, diperlukan fokus tinggi dengan hanya mengambil satu atau beberapa mata uang saja.

Trader juga perlu memastikan bahwa mereka bisa mejaga posisi tetap bersih dan tak membuka posisi lain dengan jumlah banyak dalam sekali waktu, kecuali untuk strategi scalping. Terlebih untuk trader pemula, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan hal ini.

Berseberangan dengan iklan broker forex yang populer, yang mana trader bisa trading forex modal 100 ribu, sangat penting untuk memahami risiko memulai trading forex dengan modal undervalued. Banyak trader yang fokus untuk mengubah modal 100 ribu menjadi jutaan, tapi hasilnya bisa berbeda.

Memakai modal yang layak bisa menjadi dasar atas hasil apapun yang nantinya datang. Ini termasuk memakai leverage, strategi yang sesuai, dan memilih waktu yang tepat untuk trading. Tapi tetap tak menutup kemungkinan trading forex modal 100 ribu bisa memberi profit besar.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini