Saat menyiapkan rencana trading, trader kadang melakukan suatu hal tak biasa sebagai bagian dari ritual. Ada semacam aura positif yang ditimbulkan dari ritual yang dilakukan, dan ini bisa menjadi semacam mood booster bagi trader saat ingin masuk market forex.

Satu di antara manfaat ritual trading yaitu terkait psikologi trading, terkhusus dalam aspek mental. Mentalitas merupakan satu aspek penting saat trading, mengingat forex adalah market yang dikenal dengan volatilitas tinggi. Dengan mentalitas yang tepat, stress bisa dikurangi.

Tiap trader pasti punya ritual sendiri saat akan memasuki fase trading. Beberapa jenis ritual kadang masih terasa wajar, tapi banyak juga ritual yang tampak janggal di mata umum. Meski demikian, banyak juga trader yang melakukan ritual yang cenderung aneh dan tak biasa.

#1. Menghindari menulis dengan pulpen berwarna merah

Banyak trader yang percaya dengan hal-hal yang berbau supertisi hingga ke tahap paling aneh, bahkan sampai tingkat paling ekstrim. Misalnya saja, jangan menulis dengan pulpen berwarna merah karena warna ini diasosiasikan dengan kekalahan.

Budaya seperti ini banyak dianut trader dari berbagi belahan dunia lain, dan karenanya jarang sekali ditemukan pulpen dengan warna merah di institusi yang berkaitan dengan forex. Seperti halnya di kalangan akademik, murid hanya diperbolehkan memakai warna biru dan hitam.

Sedang warna merah umumnya digunakan guru untuk menyilang jawaban salah. Inilah sebabnya, warna merah identik dengan salah, dan salah berarti kalah dalam dunia trading. Beberapa trader ekstrim bahkan memasukkan ritual menghindari pulpen merah sebagai bagian aspek fundamental.

#2. Memakan hidangan yang sama saat menang beruntun

Bahkan ritual trading yang terlihat janggal masih kurang terasa aneh jika tak diakhiri dengan memakan hidangan dengan cara tak biasa. Terdapat semacam kepercayaan bahwa trader akan memakan makanan yang sama saat mendapat dua kemenangan beruntun, apapun menunya.

Beberapa trader kadang memakan jenis makanan spesifik, tergantung apakah trading berakhir menang atau kalah. Jadi saat mendapati menang trading berurutan, trader akan mengkonsumsi makanan yang sama untuk periode yang panjang, itu jika trading selalu berakhir dengan menang.

Ritual aneh sebenarnya tak hanya terbatas pada makan jenis hidangan yang sama. Beberapa trader kadang mengulang kata yang sama atau mengulang tingkah yang sama sebagai ritual. Dalam arti yang lebih sempit, kata-kata ini berperan sebagai mantra sebelum mulai trading.

#3. Tak membeli aset yang sama hingga tiga kali

Kepercayaan semacam ini kadang ada benarnya, meski masih terlihat aneh. Penjelasan sederhananya, trader cenderung lebih serakah saat mengetahui kalau aset yang dibeli sebelumnya menghasilkan profit yang layak. Atas dasar ini, trader lalu membeli untuk yang kedua kali dengan nilai lebih.

Trading kedua masih berakhir dengan kemenangan, lalu trader mengambil perjudian dengan membeli ketiga kalinya dengan nilai lebih besar yang sayangnya trading berakhir dengan kekalahan. Dari sini bisa dilihat dengan jelas kalau sikap serakah merupakan pemicu utamanya.

Ritual trading semacam ini berawal dari ujaran lama, bahwa kalau terlalu banyak memasukkan tangan ke oven untuk mengambil kue, lama-lama tangan akan terbakar. Meski demikian, jika trader merasa menemukan sinyal trading yang presisi, kenapa harus menunda trading lagi!

#4. Menghindari trading di hari Jumat

Ternyata tak sedikit trader yang menghindari trading di hari Jumat karena hari ini diasosiasikan dengan kalah trading. Ritual ini dilakukan bukan tanpa sebab. Misalnya saja, laporan NFP yang seringnya menyebabkan kekacauan market forex umumnya dirilis pada hari Jumat.

Alasan lain, Jumat 13 Oktober 1989 merupakan hari yang dikenal dengan mini-crash Friday, yang mana United Airlines gagal bailout sehingga menyebabkan semua market di Amerika mengalami koreksi. 10 Maret 2000, hari yang dikenal dengan kiamat dot-com, juga hari Jumat.

Jadi dengan menolak membuka trading di hari Jumat, beberapa trader sebenarnya punya alasan historis kenapa ritual tak biasa ini masih berjalan. Tapi asal punya punya keyakinan tinggi dan didukung dengan manajemen trading tepat, tak ada halangan bagi trader untuk membuka trading.

#5. Melakukan meditasi atau merenung

Ritual yang satu ini sudah terbukti lewat riset, bahwa melakukan meditasi atau merenung sejenak sebelum memulai aktivitas bisa memberi energi ekstra untuk mencapai tujuan dan mendapat hasil sesuai dengan yang diinginkan. Banyak trader professional melakukan ini.

Ada begitu banyak tipe meditasi berbeda yang bisa diterapkan, tinggal temukan satu jenis yang sesuai dengan karakter. Yang menarik, meditasi juga bisa dimanfaatkan sebagai teknik untuk menyiapkan mental trading tergantung bagaimana perasaan sebelum mulai trading.

Jika pun tak ingin terjebak pada pencarian jenis meditasi yang tepat, tinggal pejamkan mata sembari duduk bersila selama 15 menit dan jangan sampai pikiran kosong. Pikirkan cara mencapai profit dari market noise tinggi dengan mengedepankan logika alih-alih emosi.

#6. Memvisualisasikan hingga ke alam bawah sadar

Bayangkan apa yang harus dilakukan saat nanti membuka trading untuk mencapai hasil yang diinginkan. Misalnya, indikator apa yang akan dipakai, market yang dituju, atau instrumen yang akan dipilih. Semua harus tertanam dan terencana hingga benar-benar divisualisasikan dalam otak.

Riset menunjukkan visualisasi bisa memberi efek positif jika dibungkus dengan perasaan positif. Dengan membayangkan kesuksesan, secara mental trader akan merasa lebih positif karena punya tujuan jelas. Caranya, cukup pejamkan mata dan bayangkan dalam pikiran.

Semisal pernah melihat sekuel detektif swasta Sherlock Holmes yang punya kemampuan memvisualisasi arah gerakan lawan selanjutnya, seperti inilah trader seharusnya. Dengan memvisualiasi rencana trading dan kondisi market serta eksekusinya, sukses besar bukan tak mungkin diraih.

#7. Selalu bersyukur atas apapun

Satu penyakit umum yang sering diderita trader yaitu serakah, yang mana ingin mencari profit sebanyak mungkin. Jika pun benar-benar mendapat apa yang diinginkan, trader kerap lupa diri tanpa berusaha melakukan ritual bersyukur atas apa yang didapat.

Seharusnya, bersyukurlah dalam seluruh aspek hidup, tak hanya pada momen saat menang trading. Berpikirlah semua area dalam hidup, dan catat apa saja yang harus disyukuri bila perlu. Bersyukur bisa menjauhkan petaka, dan bisa menghindarkan kerugian tak perlu

Dengan bersyukur, apa yang didapat di hari itu dianggap sudah cukup sehingga terhindar dari sikap serakah. Berikan apresiasi pada semua hal baik yang terjadi dalam hidup, baik dalam karir atau kehidupan personal. Singkatnya, ritual bersyukur bisa meningkatkan mood.

#8. Menyuntik hormon wanita ke pria

Terdapat satu ritual tak biasa yang mana suatu firma broker melakukan praktik ilegal hingga dituntut ke pengadilan. Sebabnya, firma broker memberi suntikan hormon wanita pada trader pria yang baru mengenyam pendidikan trading dengan dalih sebagai bagian dari program.

Logika yang dipakai firma broker ini yaitu, pria dinilai lebih agresif sehingga lebih banyak kalah trading. Berbanding terbalik dengan sikap wanita yang dinilai lebih lembut. Dengan karakter yang demikian, ada kemungkinan trading bisa dilakukan dengan kehati-hatian.

Dengan menyuntikkan hormon wanita ke trader pria, harapannya trader tersebut menjadi lebih rasional dalam menentukan keputusan trading. Tapi karena ritual ini termasuk ilegal, pemilik firma kemudian dituntut penjara dan denda hingga jutaan dolar.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini