Bahkan untuk trader yang punya banyak pengalaman sekalipun, selalu ada peluang untuk meningkatkan kemampuan trading forex. Kemauan belajar merupakan salah satu aspek fundamental yang akan mendukung sukses, dan tiap trader punya kesempatan sama untuk sukses.

Sebelum memutuskan untuk mulai trading, pertimbangkan tentang tujuan yang ingin dicapai, level pengalaman yang dipunyai, juga risiko yang mungkin didapat. Itu sebabnya, kemauan belajar yang tinggi bisa memberi perbedaan besar pada kemampuan trading.

Selain kemauan belajar, trader juga harus mampu mengembangkan strategi trading yang fleksibel. Terdapat sejumlah hal yang bisa dipraktikkan trader supaya kemampuan trading bisa meningkat, dan paling tidak trader harus mau melakukan ritual berikut sebelum mulai trading.

#1. Membuat Analisa, Rencana, dan Catatan

Trader professional yang sukses selalu melakukan tiga hal yang mana tak pernah dilakukan amatir. Tiga hal yang dimaksud yaitu membuat analisa, rencana, dan catatan. Terdapat satu adagium yang berkata, ‘jika trader gagal membuat rencana, berarti trader merencanakan kegagalan’.

Analisa yang dimaksud bisa berarti dua aspek, yaitu teknikal dan fundamental. Secara singkat, aspek fundamental berfokus pada penerapan alat bantu trading berupa indikator dan lainnya. Sedang aspek fundamental berfokus pada kaitan market forex dengan situasi ekonomi.

Rencana trading bisa diartikan sebagai satu paket aturan yang harus dipatuhi trader. Dalam satu rencana umumnya akan berisi instrumen mata uang yang akan dipilih, seberapa lama membuka posisi dalam market, juga target tiap posisi seperti stop-loss, entry point, exit point, dan sebagainya.

Catatan bisa berperan layaknya bahan evaluasi. Untuk trader, catatan ini akan berisi sejumlah poin seperti tanggal dan waktu membuka posisi, rasio saat membuka posisi, alasan mengambil posisi, waktu dan tanggal keluar dari posisi, profit atau kerugian saat open posisi, dan lainnya.

#2. Mengelola Risiko Trading

Trader sukses tak hanya punya mampu mencari posisi terbaik untuk trading, tapi juga pandai dalam mengelola risiko dan disiplin dalam menerapkan strategi. Pada praktiknya, terdapat sejumlah yang harus diterapkan trader untuk mengelola risiko, seperti memakai order limit dan stop-loss.

Order limit akan memberi instruksi pada sistem untuk secara otomatis keluar posisi trading saat profit target sudah tercapai. Fitur ini memungkinkan trader untuk mengunci profit yang diinginkan pada saat posisi menang trading. Sedikit berbeda pengertiannya dengan order stop-loss.

Order stop-loss akan mengintruksikan sistem untuk menutup trading secara otomatis saat nilai maksimal kekalahan sudah tersentuh. Fitur ini memungkinkan trader untuk menghentikan kekalahan sebelum bertambah banyak, sehingg kerugian yang didapat masih bisa dikontrol.

Trader professional memakai order limit dan stop-loss sebagai bagian inti dari strategi trading. Untuk aturan dasarnya, order stop-loss harus diatur sedekat mungkin dengan entry point. Jika mau melakukan ini di tiap trading, potensi profit yang didapat bisa mencapai 50%.

#3. Memilih Pendekatan yang Sesuai

Ada dua pendekatan dasar dalam trading forex, dan sangat penting untuk memahami tentang cara menggunakannya. Dengan memilih pendekatan yang tepat, trader bisa terhindar dari risiko besar yang bisa saja muncul kapan saja saat trading dilakukan.

Pendekatan berupa analisa teknikal berfokus pada pergerakan harga menggunakan data historis mata uang untuk memprediksi arah pergerakan harga di waktu mendatang. Semua informari yang tersedia dalam market akan terefleksi di data harga, dan yang harus dilakukan yaitu mempelajarinya.

Alat utama dalam analisa teknikal berupa chart yang nantinya dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren dan pola yang berkembang guna menangkap peluang profit terbaik. Cara terbaik untuk meningkatkan profit trading yaitu dengan mengidentifikasi saat tren mulai terbentuk.

Pendekatan lain yaitu analisa fundamental, yang mana berfokus pada situasi ekonomi suatu negara. Dalam hal ini, mata uang yang dipilih harus dikaitkan dengan kondisi ekonomi yang berkembang. Berita ekonomi akan sangat berpengaruh untuk analisa fundamental.

#4. Lakukan Analisa Teknikal

Analisa teknikal memakai chart untuk menebak harga mata uang di masa depan dengan mempelajari data harga di masa lalu. Untuk menggunakan teknik ini, trader harus punya kemampuan mengamati beberapa mata uang sekaligus lalu mengevaluasi keterkaitannya.

Mungkin bentuk paling efektif dan populer dari penerapan analisa teknikal yaitu menggunakan level support dan resistance. Support merupakan ‘lantai’ atau batasan paling rendah dari pergerakan mata uang. Sedang resistance, secara mudah, adalah kebalikan dari support.

Support dan resistance sangat penting dalam market karena bisa mengindikasikan batasan di mana market akan bergerak. Saat pergerakan menembus batasan ini, kondisi breakout akan terjadi dan biasanya akan diikuti meningkatnya aktivitas dalam market.

Trader bisa memanfaatkan support dan resistance dalam banyak cara. Trader range akan memberi fi atas garis support dan menjual di bawah resistance saat breakout. Sedang trader tren akan membeli saat harga menembus di atas level resistance dan menjual saat menembus di bawah support.

#5. Lakukan Analisa Fundamental

Terdapat beberapa faktor penting dalam analisa fundamental. Dalam melakukan analisa fundamental, trader harus mengetahui besaran suku bunga, lapangan kerja, situasi politik, juga lainnya. Pemahaman ini diperlukan guna bisa memprediksi imbas kondisi ekonomi pada satu mata uang.

Rasio suku bunga tiap mata uang akan ditentukan oleh bank sentral di suatu negara. Semisal inflasi terlalu tinggi, bank sentral mungkin akan meningkatkan rasio suku bunga untuk menyeimbangkan ekonomi. Suku bunga rendah umumnya akan menurunkan nilai dari suatu mata uang.

Rasio pengangguran dan tenaga kerja juga jadi pertimbangan dalam analisa fundamental, dan merupakan indikator kunci dari kekuatan ekonomi suatu negara. Jika suatu negara punya tingkat pengangguran tinggi, ini menandakan kondisi ekonomi sedang melemah.

Situasi politik sangat berpengaruh dalam aspek fundamental. Bahkan situasi politik tak hanya bisa memengaruhi market forex saja, melainkan semua aspek finansial. Semisal situasi politik semakin memburuk, bisa dipastikan nilai mata uang akan mengalami penurunan.

#6. Hati-Hati Dengan Psikologi Trading

Banyak trader yang gagal karena kurang sikap disiplin, juga tak mempersiapkan strategi saat akan membuka posisi dalam market. Analisa yang dibuat harusnya juga menghitung risiko kalah yang mungkin diterima, seperti halnya saat menghitung kemungkinan profit yang akan didapat.

Untuk tiap trading yang dibuka, tentukan target profit yang bisa didapatkan secara realistis. Gunakan order limit untuk membatasi jumlah kekalahan trading semisal market bergerak fluktatif tak sesuai prediksi. Kunci dengan menggunakan order stop-loss dan order limit.

Meski konsep ini bisa dikatakan sederhana, tapi tak banyak trader yang bisa menerapkan dengan berbagai alasan. Banyak trader yang meninggalkan rencana yang sudah dibuat seperti menutup posisi menang saat profit target belum tercapai karena takut market akan melawan.

Beberapa trader mungkin akan mendapati order limit tersentuh beberapa kali, lalu market bergerak kembali sesuai arah prediksi. Bahwa, tak ada trader yang selalu dapat menghasilkan uang dari tiap kali trading. Semisal mendapat lima trading menang dari 10 kali, prosentase ini sudah bagus sebenarnya.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini