Seorang trader emas yang sukses pastim memiliki sebuah strategi yang tepat dan mampu menggunakan strategi tersebut untuk mendapatkan profit sebanyak-banyaknya. Sebelum melakukan trading emas, sebaiknya Anda menyiapkan beberapa strategi yang matang untuk menghindari resiko loss pada akun Anda. Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat Anda gunakan untuk trading emas harian. Strategi trading emas ini dimanfaatkan oleh sebagian besar trader, baik itu trader pemula maupun trader profesional.

1. Strategi Trading Emas Sederhana

Strategi trading emas yang sederhana ini adalah strategi yang menggunakan beberapa indikator sebagai dasar kuat untuk mengetahui kapan seorang trader harus masuk dan keluar dari transaksi. Strategi trading sederhana ini terdiri dari 3 indikator teknis.

  • EMA (Exponential Moving Average)

Indikator yang pertama adalah indikator EMA. Indikator ini mampu untuk menyempurnakan indikator Simple Moving Average atau biasa disebut SMA Indikator. Hal ini dikarenakan pergerakan dalam indikator SMA cenderung lebih lambat daripada indikator EMA. Indikator EMA lebih banyak digunakan oleh para trader profesional, karena dapat bereaksi lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan SMA.

  • RSI (Relative Stregnth Index)

Indikator selanjutnya adalah Relative Strength Index atau biasa disebut dengan RSI. Indikator ini adalah salah satu indikator oscillator yang dibuat oleh Welles Wilder. Indikator ini mampu untuk mengukur perbandingan rata-rata jumlah kenaikan dan penurunan pada setiap harga. Indikator ini juga mampu untuk melakukan deteksi terhadap setiap kemungkinan terjadinya perubahan dan pergantian sebuah trend.

  • SO (Stochastic Oscillator)

Indikator yang terakhir adalah Stochastic Oscillator atau biasa disebut dengan SO Indikator. Indikator ini tergolong indikator yang sederhana. Diciptakan oleh George C. Lane. Indikator ini dapat mengukur momentum yang bersifat oscillator. SO Indikator ini mampu menggambarkan pergeranakn harga emas untuk harga yang sudah menyentuh overbought atau oversold..

Indikator Teknikal: 5 EMA, 10 EMA, Stochastic Oscillator, RSI, Candlestick Chart

Strategi untuk buy: Buy pair XAU/USD ketika garis EMA 5 memotong garis EMA 10 dan garis stochastic naik tetapi masih di bawah 80.00. Sementara itu, jika garis RSI berada di atas 50, maka hal ini mengindikasikan bahwa XAU/USD tidak dalam kondisi overbought.

Strategi untuk sell: Sell XAU/USD pada saat garis EMA 5 (biru) berada di bawah EMA 10 (merah) dan garis Stochastic menurun, namun masih di atas 20.00. Selain itu, perhatikan juga indikator RSI, untuk meninjau apakah kondisi sedang oversold atau overbought.

2. Strategi Pullback Trading Emas Harian

Strategi selanjutnya adalah strategi Pullback dalam trading emas. Strategi ini merupakan salah satu strategi yang baik yang bisa Anda terapkan pada trading Anda. Dengan menggunakan strategi ini, Anda memiliki kemungkinan untuk bisa membukan dan menutup posisi pada hari yang sama. Selain itu, strategi ini juga berguna untuk membrikan sinyal posisi masuk dan keluar, serta mampu untuk menggambarkan kondisi trend utama. Untuk strategi ini sebaiknya Anda menggunakan chart Heikin Ashi dengan time frame 15 menit, 30 menit atau 1 jam.

Chart Heikin Ashi adalah sebuah chart yang serupa dengan chart candlestick. Chart ini bermanfaat untuk menentukan trend jangka pendek. Selain itu, pergerakan dalam chart ini juga tampak lebih jelas dengan tidak adanya noise.

Indikator Teknikal: EMA 10, EMA 30 , Chart Heikin Ashi Candlestick dengan time frame 1 jam atau 30 menit

Strategi Trading Emas:

  • Buy XAU/USD saat EMA 10 (merah) menanjak melebihi garis EMA 30 (kuning) dengan adanya gap yang signifikan diantara dua periode EMA tersebut.
  • Sell ketika EMA 10 menurun di bawah EMA 30 dan munculnya gap yang signifikan antara kedua periode EMA itu.

3. Crossover Exponential Moving Average (EMA)

Strategi trading emas yang ke tiga adalah strategi crossover EMA, strategi ini juga bisa disebut dengan strategi perlintasan EMA. Ini adalah strategi trading emas harian yang bisa dijadikan salah satu opsi untuk menentukan profit Anda dalam trading. Trading menggunakan strategi crossoving EMA adalah strategi yang memanfaatkan fast moving EMA. Hal inibertujuan untuk kapan seoran trader harus buy and sell XAU/USD. Selain hal tersebut, strategi ini dapat menghasilkan perolehan yang luar biasa memuaskan ketika pasar sedang trend dalam fluktuasi harga yang besar. Namun strategi ini dapat memberikan sinyal yang tidak benar apabila sebuah trend pasar tidak berfluktuasi secara dalam jumlah yang besar (swing major).

Teknikal Indikator: EMA 10 (biru), EMA 25 (merah), EMA 50 (kuning), Chart Candlestick time frame 1 jam

Strategi:

  • Buy ketika garis EMA 10 naik di atas garis EMA 25 dan EMA 50.
  • Sell XAU/USD pada saat garis EMA 10 bergerak ke bawah garis EMA 25 dan EMA 50. 

4. Crossover Simple Moving Average (SMA)

Strategi yang terakhir adalah crossover Simple Moving Average. Strategi ini juga biasa disebut dengan strategi crossover SMA. Ini adalah strategi yang bisa Anda pakai untuk semua time frame. Seorang trader yang menggunakan strategi ini pada dasarnya menggunakan konsep yang sama dengan strategi trading sederhana yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Ini menggunakan beberapa indikator yang berbeda-beda. Selain itu, chart candlestick dipakai pada strategi ini karena mudah mudah untuk dipahami dan tidak membutuhkan analisis yang terlalu kompleks.

Penutup

Trading emas harian sebenarnya tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda hanya perlu mengenal karakteristik dari trading emas ini. Selain itu Anda harus mengetahui beberapa komponen teknis dalam trading emas. Untuk memulai sebuah trade, Anda bisa menggunakan salah satu dari cara di atas tersebut. Namun yang perlu Anda tahu bahwa jangan pernah menggunakan strategi ini pertama kalinya untuk akun real Anda. Gunakanlah akun demo terlebih dahulu untuk mengukur kemampuan Anda. Hal ini dapat menghindarkan Anda dari berbagai macam resiko kehilangan sejumlah dana Anda di dalam akun.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini

*