Pola forex merupakan inti sukses dari trading dengan strategi price action. Prinsip utamanya yaitu melihat pola lalu trading dengan sesederhana mungkin. Pola ini dihasilkan dari pergerakan market dan menunjukkan struktur harga yang berbeda dalam tiap chart yang nantinya berguna untuk trader.

Ada banyak metode trading yang memakai berbagai pola berdasarkan pergerakan harga untuk mencari entry point, target, dan stop. Dengan mengidentifikasi pola yang muncul, trader bisa melihat lebih banyak peluang untuk trading profit di berbagai time frame.

Kemungkinan tertinggi untuk trading profit yaitu saat pola akan mendekati akhir pergerakan, meski kadang tak selalu seperti ini. Memahami pola chart bisa memberi signifikansi sendiri pada trader, sehingga akan mampu menentukan rasio profit dan risiko yang ideal saat trading.

#1. Pola ABCD

#1. Pola ABCD
Sumber: admiralmarkets.com

Merupakan satu di antara pola terbaik yang ada dalam forex. Pola ABCD secara khusus didesain untuk strategi trading harian dan swing. Pola bisa diidentifikasi dalam berbagai time frame dan formasi ABCD bisa dilihat dalam diri pola-pola yang lain. ABCD merupakan dasar dari pola harmonic, yang juga dianggap sebagai pola yang efektif.

Charting pola ABCD

Charting pola ABCD
Sumber: admiralmarkets.com

Dalam tiap poin perubahan (A, B, C, dan D) mewakili tinggi rendah suatu pergerakan harga. Poin ini menjelaskan harga tiga swing atau tren secara berurutan sehingga membentuk dua kaki-kaki utama. Ini bisa terlihat kaki-kaki AB dan kaki-kaki CD. Sedang kaki-kaki BC merupakan retracement.

Trader perlu memakai Fibonacci pada kaki-kaki AB (dari kiri ke kanan), lalu didapat tingkat retracement dari BC. Salah satu ciri utama dari pola ABCD yaitu AB=CD, yang mana panjang dari garis AB harus sama dengan panjang garis CD.

Retracement yang muncul hanya menjadi penanda bahwa akan muncul retracement lagi dengan lebih tinggi. Ciri lain dari pola ABCD, durasi pergerakan harga dari A ke B harus sama dengan durasi harga dari C ke D.

#2. Pola three drives

#2. Three drives
Sumber: admiralmarkets.com

Jika dibuat sederhana, three drives adalah pola pembalikan 6-poin yang ditandai dengan harga tertinggi paling atas dan terendah paling bawah harus ada di angka 127% atau 161.8% dalam Fibonacci. Ini menunjukkan kalau market sedang lemah dan pembalikan harga akan segera terjadi.

Pola ini sangat ampuh jika digunakan untuk trading denga gaya trading jangka pendek, meski juga cocok diterapkan untuk gaya trading swing. Three drives sebenarnya hampir mirip dengan pola ABCD kecuali pada kaki-kakinya (disebut drives) dan dua garis retracemen atau koreksi.

Charting pola three drives

Charting dengan pola three drives
Sumber: admiralmarkets.com
  • Poin A harus ada di retracement 61.8% dari drives 1, opsinya 38.2% sampai 88.6%.
  • Poin B harus ada di retracement 0.618% dari drives 2, opsinya 38.2% sampai 88.6%.
  • Drives 2 harus ada di 1.272 dalam Fibonacci dari koreksi poin A.
  • Drives 3 harus ada di 1.272 dalam Fibonacci dari koreksi poin B.
  • Durasi terjadinya retracement A dan B harus sama.
  • Fibonacci sudah dianggap valid jika mendekati 1.272 atau lebih tinggi dari 1.272.

#3. Pola five 0

#3. Five 0
Sumber: admiralmarkets.com

Satu lagi pola yang dianggap sukses memberi profit besar dari market forex karena kemampuannya menunjukkan pergerakan besar yaitu pola five 0, bisa juga disebut pola 5-0. Pola ini sangat cocok jika diterapkan untuk trading harian, juga untuk trader dengan gaya trading swing.

Pola ini hanya menunjukkan dua angka, retracement 50% di kaki-kaki BC dan 50% recriprocal AB=CD. Pola ini memiliki lima garis dalam strukturnya (X, A, B, C, dan D), dan poin awal dari struktur (0) bisa dimulai dari pergerakan harga yang memanjang.

Charting pola five 0

Charting dengan pola five 0
Sumber: admiralmarkets.com
  • Pergerakan AB harus ada di retracement 1.13 sampai 1.618 dari XA.
  • Pergerakan BC harus ada di retracement 1.618 sampai 2.24 dari AB.
  • Pergerakan CD harus ada di 0.5 dari retracement BC.

#4. Pola master candle

#4. Master candle
Sumber: admiralmarkets.com

Ide utama dari pola master candle yaitu sama dengan ide charting breakout pada chart candlestick yang diambil dari price action. Satu keunggulan utama dari master candle yaitu tak ada bias apapun yang muncul, dan bisa menunjukkan breakout tanpa harus melihat tren utama.

Pola master candle bisa digunakan untuk trading dalam H1 time frame, dan sangat cocok untuk trader yang ingin trading dengan range breakout. Meski begitu, akan lebih baik jika mencoba strategi ini dalam akun demo dulu sebelum menerapkan ke sistem trading.

Charting pola master candle

Charting dengan master candle
Sumber: admiralmarkets.com
  • Tentukan MC
  • Candle 1, 2, 3, dan 4, dengan MC, biasa disebut dengan candle setup.
  • Candle 1, 2, 3, setelah candle setup 4 terbentuk akan memecah MC (naik/turun) supaya breakout lebih valid.
  • Jadi, akan ada candle 5, 6, dan 7, setelah candle MC.
  • Master candle yang valid punya rentang 30-150 pip, tapi ini tergantung mata uang yang ditransaksikan.
  • Order buy atau sell harus ditempatkan 3 pip + spread di atas/bawah MC tinggi/rendah.

Semua popla di atas menghadirkan rasio profit dan risiko yang masuk akal dan lebih mudah diterapkan dibanding strategi lain. Tentu saja, masih ada banyak variasi pola dalam forex, tapi dengan pendekatan yang tepat, profit besar bisa diraih dengan mudah.

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini