Khusus untuk trader pemula, kalah trading adalah sesuatu yang ‘wajar’, bahkan kadang sampai terjebak pada kekalahan beruntun. Sangat mudah untuk merasa frustasi jika ini terjadi, lalu berpikir bahwa progress masih jauh dan profit tak kunjung datang.

Tapi ada beberapa cara yang dilakukan trader pemula, juga trader yang kenyang pengalaman, untuk meningkatkan performa trading secara cepat. Berikut di antaranya.

#1. Gali Informasi Tentang Trading

Bisa dipastikan bahwa trader pemula masih punya kekurangan besar dalam aspek pemahaman soal forex. Pengetahuannya terlalu ‘rendah’ dan bahkan belum ideal untuk membuka trading. Solusinya yaitu pelajari dan kuasai satu jenis strategi saja. Sesederhana itu!

Fokus pada satu strategi, alih-alih mencoba semua mencoba menghabiskan semua waktu dan usaha untuk membaca dan mencoba berbagai teori dan penerapannya. Ini bisa menyebabkan trader jadi bingung dan inkonsisten yang akhirnya memicu trading berlebihan.

#2. Jangan Trading Berlebihan

Bahwa, mari akui saja kalau poin ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan untuk berbagai alasan. Tapi jika ingin meningkatkan performa trading secara cepat, trading berlebihan harus segera dihentikan. Trading berlebihan bisa terjadi saat trader tak punya target sehingga selalu membuka trading.

Siapapun bisa dengan mudah membuka trading secara berlebihan, dan itulah kenapa kebiasaan buruk ini sulit dihilangkan. Yang terjadi, trader biasanya tak sadar kalau dirinya ternyata sudah trading berlebihan. Cara terbaik menghentikan trading berlebihan yaitu dengan membuat rencana trading.

#3. Berhenti Memantau Chart Terus Menerus

Sangat dianjurkan untuk menggunakan chart jangka panjang, misalnya berdurasi satu hari atau lebih. Gunanya supaya mendapat gambaran market lebih luas. Dan jika ingin meningkatkan trading? Berhenti memantau chart tiap waktu karena bisa memicu trader bereaksi berlebihan.

#4. Kurangi Risiko

Saat menemukan diri sedang dalam periode kalah trading beruntun dan kehilangan cukup banyak modal, berarti ini waktu yang tepat untuk mengurangi modal dan risiko dari tiap trading. Mudahnya, kurangi nominal yang biasa digunakan untuk membuka trading.

Mengurangi risiko bisa meningkatkan performa trading secara cepat karena akun forex menjadi lebih terlindungi, sekaligus menjaga mindset trading jauh dari kerusakan karena kekalahan tak perlu yang biasanya nominalnya lebih besar daripada apa yang bisa ditanggung.

#5. Dalami Tentang Position Sizing

Jika position sizing yang diambil salah, ini bisa menyebabkan berbagai masalah, dari aspek prosedural hingga emosional. Mempunyai pemahaman mendalam tentang bagaimana membuka trading dengan posisi yang layak bisa melindungi akun trading dari kehancuran.

Dengan mengambil posisi trading yang layak, trader bisa menghindari kemungkinan kesalahan trading yang tak perlu, yang biasa dilakukan trader sebagai hasil dari kurang pahamnya position sizing. Itu sebabnya, sangat krusial bagi trader untuk memahami posisi trading lebih dulu.

#6. Tempatkan Stop-Loss Dengan Layak

Posisi stop-loss bisa memberi perbedaan besar pada menang atau kalah trading, itu sebabnya harus ditempatkan secara layak. Mempelajari penempatan stop-loss dengan benar bisa meningkatkan performa trading secara signifikan karena bisa membuat trader tetap dalam permainan.

Banyak trader kurang pengalaman menempatkan stop-loss terlalu dekat dengan poin masuk karena ingin mendapat position sizing lebih tinggi. Ini merupakan kesalahan dan pemicu utama keserakahan, sekaligus memicu kekalahan yang sebenarnya tak perlu terjadi.

Jika mau menempatkan order stop-loss dengan benar berdasarkan price action dan struktur market, trader tetap punya kesempatan untuk lebih lama lagi dalam market untuk beberapa trading berikutnya. Jika tidak, kekalahan besar dan beruntun sangat mungkin terjadi.

#7. Matikan Berita

Di antara alasan kenapa harus menghentikan menonton berita yaitu buang-buang waktu, dan kadang bisa memperkeruh pertimbangan saat menyusun rencana trading. Sebenarnya tak harus menghentikan tontonan berita, hanya saja dikurangi porsinya.

Dengan mengurangi porsinya dan mengacuhkan semua pandangan dan opini yang dikeluarkan ahli tentang kondisi market, trader bisa lebih fokus ke market. Trader harus mulai belajar percaya pada analisa sendiri, bukan memakai analisa trader atau praktisi lain.

#8. Belajar Membaca dan Trading Berdasarkan Price Action

Poin ini sebenarnya tak perlu dicantumkan, karena sudah menjadi keharusan. Tapi karena begitu penting, tak ada salahnya membahas sejenak. Jadi, jika trader tak tahu bagaimana cara membaca chart harga tapi nekat membuka trading, hanya ada kesulitan demi kesulitan yang didapati trader.

Meski price action bukan metode analisa utama yang biasa digunakan trader, tapi mampu memahami apa itu price action bisa meningkatkan performa trading secara drastis. Ini seperti saat datang ke tempat baru yang belum pernah didatangi tanpa berbekal peta atau GPS. Ibaratnya trader justru makin mempersulit diri dalam market.

#9. Paham Trading Adalah Tentang Kemungkinan, Bukan Kepastian

Jika ingin secara cepat meningkatkan performa trading, trader perlu merubah cara berpikir tentang trading dan apa artinya menjadi trader yang sukses itu. Banyak trader baru muncul di market dan bingung tentang apa yang seharusnya diperbuat.

Trader merupakan individu yang mencoba mengambil keuntungan dari segala kemungkinan, bukan kepastian. Tak ada kepastian apapun dalam market kecuali bahwa market pasti akan bergerak. Sangat tak mungkin mengetahui ke mana market selanjutnya bergerak dengan pasti.

Tapi banyak trader yang membuka trading seolah mereka benar-benar paham tentang apa yang akan dilakukan market selanjutnya, padahal tidak demikian. Sebagai trader, mereka diharuskan mencari satu strategi yang tepat guna mengambil keuntungan yang ada di market.

Keuntungan yang dimaksud sudah tentu adalah peluang yang lebih tinggi dari lainnya. Ada satu kemungkinan penting yang harus diingat, bahwa distribusi secara acak antara trader yang menang dan kalah untuk tiap satu strategi dari beberapa trading yang berlangsung.

Artinya, bahwa trader tak akan pernah bisa memastikan bahwa mana trading yang menang dan kalah. Tapi jika trading dengan membawa metode yang punya kemungkinan tinggi untuk menang, trader punya potensi besar untuk mendapat kemenangan.

Penting agar trader selalu mengingat fakta tersebut setelah membuka dan menutup posisi trading. Sebabnya trader tak boleh membiarkan hasil trading sebelumnya berpengaruh ke trading berikutnya. Trader harus tetap mengacu pada rencana yang disusun, bagaimanapun kondisinya.

#10. Jika Kalah Lagi dan Lagi, Hentikan Trading (Untuk Sementara)

Di antara hal tersulit untuk trader yaitu menderitaka kekalahan demi kekalahan dengan jumlah luar biasa banyak. Saat sedang dalam kondisi kalah beruntun dan merasa sudah tak mampu mengontrol trading, itu berarti waktu yang tepat untuk berhenti trading sementara waktu.

Perasaan kalut dan marah biasanya muncul, dan sebaiknya hentikan trading sebelum ‘kapal’ benar-benar tenggelam. Bisa jadi inilah cara paling cepat guna meningkatkan performa. Saat trader berhenti trading, maka secara cepat trader bisa menyadari apa yang salah dengan strateginya.

Semua emosi yang memicu sikap negatif tersebut bisa dipulihkan dan dihilangkan. Sangat sulit untuk memperbaiki apa yang salah jika tak segera menghentikan trading untuk sementara. Trader perlu menjernihkan pikiran guna menilai apa yang salah dari proses yang sudah dijalani.

Bagaimana, sudah siap mencoba?

KIRIM KOMENTAR & DISKUSI

Masukkan komentar atau pertanyaan anda
Masukkan nama anda disini